KENDARIKINI.COM – Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan memantau penyaluran bantuan pangan beras di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Pemantauan dilakukan saat Zulkifli Hasan mengunjungi Kendari, Selasa (6/10/2026).
Kunjungan tersebut dirangkaikan penyerahan bantuan beras secara simbolis di kawasan Eks MTQ Kendari.
Zulkifli Hasan bersama Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menyerahkan bantuan kepada masyarakat penerima manfaat.
Khusus Kota Kendari, bantuan diberikan kepada 750 penerima manfaat secara simbolis.
Zulkifli mengatakan pemerintah menyiapkan bantuan pangan untuk 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
Bantuan menyasar masyarakat dalam desil 1 hingga desil 4.
Setiap KPM memperoleh 10 kilogram beras setiap bulan selama Oktober hingga Desember 2026.
Penyaluran dilakukan sekaligus sehingga setiap penerima mendapatkan total 30 kilogram beras.
“Yang desil 1 sampai desil 4 mendapatkan 30 kilo, dirapel sekaligus,” kata Zulkifli.
Pemerintah juga menyiapkan 1 juta ton beras subsidi melalui pasar tradisional.
Beras tersebut dijual Rp12.500 per kilogram untuk menjaga stabilitas harga selama musim kemarau.
Zulkifli mengimbau pemerintah daerah memperbanyak pasar murah guna membantu masyarakat dan mengendalikan inflasi.
Sementara itu, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka melaporkan capaian penyaluran bantuan pangan periode Juli-September 2026.
Dari target 324.272 penerima atau 9,72 juta kilogram, terealisasi 9,47 juta kilogram.
Realisasi tersebut mencapai 97,42 persen dari target penyaluran.
Untuk beras SPHP, Sultra merealisasikan 24,67 juta kilogram dari target 16,21 juta kilogram.
Capaian penyaluran SPHP tersebut mencapai 152,29 persen dan disebut tertinggi secara nasional.
Pemprov Sultra juga telah menggelar Gerakan Pangan Murah sebanyak 230 kali di 17 kabupaten/kota.
Selain itu, Pemprov Sultra menyiapkan cadangan 1 juta kilogram beras untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan.
Usai penyerahan bantuan, Zulkifli Hasan dan Andi Sumangerukka meninjau Gerakan Pangan Murah di kawasan Eks MTQ Kendari.*













