Kamis, Oktober 8, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaUHO Gelar ICFE 2026, Dorong Inovasi Riset dan Kolaborasi Kehutanan Global

UHO Gelar ICFE 2026, Dorong Inovasi Riset dan Kolaborasi Kehutanan Global

KENDARIKINI.COM — Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar The 2nd International Conference of Forestry and Environment (ICFE) 2026.

Konferensi internasional tersebut berlangsung di Claro Hotel Kendari, Rabu, 7 Oktober 2026 secara hibrida.

ICFE 2026 mengusung tema “Forest for Future: Climate, Biodiversity and Sustainability”.

Forum ini mempertemukan akademisi, peneliti, pemerintah, dan praktisi kehutanan membahas tantangan lingkungan serta strategi keberlanjutan.

Kegiatan dibuka Rektor UHO yang diwakili Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Sistem Informasi dan Humas, Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saili.

Prof. Takdir menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, pemerintah, dan organisasi nonpemerintah.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis data terkait pengelolaan hutan.

Ia menyebut hutan mencakup 31 persen daratan dunia dan menyimpan sekitar 296 gigaton karbon.

Namun, ekosistem hutan menghadapi tekanan deforestasi, fragmentasi habitat, alih fungsi lahan, serta perubahan iklim.

Prof. Takdir juga menyoroti posisi strategis Sulawesi Tenggara sebagai bagian kawasan biogeografi Wallacea.

Hutan Sultra menjadi habitat satwa endemik seperti maleo, anoa, babirusa, dan tarsius.

UHO juga mengembangkan Hutan Pendidikan sebagai laboratorium untuk pendidikan, pemantauan lingkungan, restorasi, dan penelitian.

Pemanfaatan teknologi seperti drone, GIS, penginderaan jauh, dan kamera perangkap dinilai penting memperkuat riset kehutanan.

Konferensi menghadirkan pembicara dari Indonesia, Malaysia, Norwegia, dan Belanda melalui sesi presentasi, panel, serta diskusi ilmiah.

ICFE 2026 digelar UHO bersama Universiti Teknologi MARA Malaysia dan Universitas Hasanuddin.

Konferensi tersebut menargetkan publikasi ilmiah bereputasi serta penyusunan rekomendasi kebijakan bagi pengambil keputusan.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama melindungi, memulihkan, berinovasi, dan memperkuat kolaborasi menjaga keberlanjutan hutan.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -