KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara merilis data terbaru terkait kondisi ketenagakerjaan di Sulawesi Tenggara berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) November 2025.
Rilis data tersebut disampaikan Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Hadi Susanto, MA, dalam siaran pers di Kantor BPS Sultra, Kamis (5/2/2026).
Berdasarkan data BPS, jumlah angkatan kerja di Sulawesi Tenggara pada November 2025 tercatat sebanyak 1.460,22 ribu orang. Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar 22,98 ribu orang dibandingkan Agustus 2025.
Seiring dengan penurunan jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Sulawesi Tenggara juga turun sebesar 1,42 persen poin dibandingkan Agustus 2025.
Sementara itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sulawesi Tenggara pada November 2025 tercatat sebesar 3,33 persen. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 0,02 persen poin dibandingkan periode Agustus 2025.
Jumlah penduduk yang bekerja pada November 2025 tercatat sebanyak 1.411,66 ribu orang, turun 22,37 ribu orang dibandingkan Agustus 2025.
Dari sisi lapangan usaha, kategori Jasa Lainnya mencatat peningkatan persentase terbesar dibandingkan Agustus 2025, yakni naik sebesar 0,65 persen poin. Sementara itu, lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mengalami penurunan persentase terbesar, yakni sebesar 1,45 persen poin.
BPS juga mencatat sebanyak 825,96 ribu orang atau 58,51 persen penduduk bekerja di Sulawesi Tenggara masih berada pada kegiatan informal. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 2,62 persen poin dibandingkan Agustus 2025.
Selain itu, tingkat setengah pengangguran pada November 2025 tercatat turun sebesar 1,70 persen poin. Sementara tingkat pekerja paruh waktu juga mengalami penurunan sebesar 0,20 persen poin dibandingkan Agustus 2025.*










