Rabu, Juni 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaUlar Piton 7 Meter Gegerkan Warga Kemaraya Kendari, Damkar Lakukan Evakuasi Tengah...

Ular Piton 7 Meter Gegerkan Warga Kemaraya Kendari, Damkar Lakukan Evakuasi Tengah Malam

KENDARIKINI.COM, KENDARI – Seekor ular piton berukuran sekitar 7 meter menggegerkan warga di Jalan Bunga Kolosua No. 10B, Lorong Blok M, Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Minggu (8/2/2026) malam.

Ular besar tersebut diketahui masuk dan bersembunyi di atas plafon rumah milik seorang warga bernama Yones. Kejadian itu pertama kali disadari sekitar pukul 23.45 WITA, setelah Yones mendengar suara mencurigakan seperti pijakan kaki di bagian depan rumahnya.

Merasa curiga ada orang yang masuk, Yones sempat mengintip dari jendela, namun tidak menemukan siapa pun. Suara tersebut terus terdengar hingga akhirnya ia melihat seekor ular piton berukuran besar berada di sekitar rumah.

“Sempat mau diambil parang, tapi pas balik ke depan rumah, ularnya sudah tidak kelihatan. Ternyata naik ke plafon,” kata Yones.

Menyadari potensi bahaya dan tidak mampu menangani sendiri, Yones segera melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari.

Tim Rescue Damkar Kendari menerima laporan pada pukul 23.45 WITA dan langsung bergerak ke lokasi pukul 23.53 WITA. Tim tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 00.04 WITA dengan jarak tempuh ±3,1 kilometer dari Mako Damkar, di tengah kondisi cuaca gerimis.

Proses evakuasi berlangsung cukup menantang. Selain ukuran ular yang besar, posisi ular yang berada di atas plafon menyulitkan petugas untuk menjangkaunya. Ruang gerak yang terbatas memaksa petugas membongkar sebagian plafon rumah guna memastikan posisi ular sekaligus mencegah risiko jatuh secara tiba-tiba.

“Ular terus bergerak dan melilit rangka atap, sehingga evakuasi harus dilakukan sangat hati-hati agar tidak merusak struktur rumah,” ujar Humas Damkar Kota Kendari, Martoyo Awaluddin.

Dengan koordinasi yang baik serta penggunaan peralatan khusus, tim rescue akhirnya berhasil mengevakuasi ular piton tersebut sekitar pukul 00.57 WITA. Proses evakuasi memakan waktu kurang lebih 50 menit dan berlangsung tanpa korban jiwa maupun kerusakan serius.

Dalam operasi tersebut, Damkar Kendari mengerahkan Unit 013, dua alat penjepit (tongsis), serta senter. Unsur yang terlibat antara lain Regu Tim Penyelamatan Pleton 2, Komandan Regu Rescue Pleton 2 Darius, personel Fire Button, serta sejumlah warga yang turut membantu.

Pihak Damkar mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama pada malam hari, dan segera melaporkan kepada petugas berwenang jika menemukan hewan liar atau berbahaya di lingkungan tempat tinggal.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -