KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bergerak cepat menangani banjir di kawasan Kali Wanggu, Kendari.
Banjir terjadi di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sabtu (9/5/2026).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sultra, Andi Syahrir, menyebut tiga wilayah terdampak cukup parah.
Wilayah tersebut meliputi RT 03, RT 09, dan RT 12 di Kelurahan Lepo-Lepo.
“Sebanyak 42 kepala keluarga atau 112 jiwa terdampak akibat banjir,” kata Andi Syahrir.
Selain itu, sebanyak 35 rumah warga dilaporkan tergenang air akibat luapan banjir.
Pemprov Sultra langsung mengerahkan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan BPBD ke lokasi terdampak.
Dinas Sosial mendirikan tenda pengungsian dan dapur umum untuk membantu kebutuhan warga.
Petugas kesehatan bersama ambulans juga telah disiagakan di kawasan terdampak banjir.
Tim medis memberikan pelayanan kesehatan kepada warga yang membutuhkan penanganan darurat.
BPBD Sultra terus melakukan koordinasi guna mempercepat proses penanganan bencana di lapangan.
Pemerintah juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama penanganan berlangsung.
Hingga Sabtu malam, Plh Sekda Sultra Muhammad Fadlansyah turut memantau penanganan korban banjir.
Ia ikut mengoordinasikan petugas lapangan guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.*










