KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mulai hari ini.
Sensus Ekonomi 2026 atau SE2026 berlangsung selama Mei hingga Agustus 2026 di seluruh Indonesia.
Kegiatan tersebut mencakup pendataan seluruh pelaku usaha dari berbagai sektor ekonomi nasional.
Pendataan meliputi usaha skala besar, menengah, hingga usaha mikro dan kecil.
BPS mengajak seluruh pelaku usaha aktif berpartisipasi dalam mendukung penyediaan data ekonomi nasional.
SE2026 bertujuan menghasilkan data ekonomi Indonesia yang lengkap, akurat, dan komprehensif.
Data hasil sensus nantinya menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi nasional.
BPS juga mengingatkan masyarakat mencatat jadwal pelaksanaan rangkaian kegiatan Sensus Ekonomi selama Mei 2026.
Melalui sensus tersebut, pemerintah diharapkan memperoleh gambaran terbaru kondisi dunia usaha Indonesia.
“Mari bersama mencatat ekonomi Indonesia melalui Sensus Ekonomi 2026,” tulis ajakan resmi BPS.
BPS turut mengampanyekan gerakan sadar statistik untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendataan nasional.
Informasi dan publikasi terkait SE2026 juga disebarluaskan melalui media sosial resmi BPS.
Masyarakat dapat mengakses informasi melalui Instagram, Facebook, dan TikTok resmi Sensus Ekonomi 2026.
SE2026 diharapkan mendukung penguatan kebijakan ekonomi dan pembangunan nasional berbasis data.*










