KENDARIKINI.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadwalkan pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada 23 Januari 2026.
Agenda tersebut merupakan amanah Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI, sebagaimana disepakati dalam rapat pengurus yang dipimpin Ketua Umum KONI Sultra Andi Ady Aksar di Sekretariat DPD Partai Gerindra pada Senin, 12 Januari 2026.
Andi Ady Aksar menegaskan, Rakerda menjadi forum strategis dalam merumuskan arah dan program kerja KONI Sultra sepanjang tahun 2026. Ia menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh unsur organisasi, mulai dari pengurus provinsi, cabang olahraga (cabor), hingga KONI kabupaten/kota.
“Rakerda merupakan forum penting untuk menyusun program kerja KONI tahun 2026. Karena itu, partisipasi aktif seluruh pengurus sangat diharapkan,” ujar Andi.
Selain pembahasan program kerja, Rakerda juga dimanfaatkan sebagai ajang konsolidasi dan silaturahmi antar-pengurus KONI dan cabor se-Sultra.
“Insyaallah forum ini akan menghasilkan keputusan terbaik demi peningkatan prestasi olahraga Sulawesi Tenggara,” tambahnya.
Rapat pengurus tersebut turut dihadiri Ketua Harian KONI Sultra Sofyan, para wakil ketua, serta para kepala bidang. Dalam kesempatan itu, Sofyan meminta seluruh jajaran segera mematangkan persiapan guna menyukseskan Rakerda.
“Kita akan kembali menggelar pertemuan lanjutan untuk melihat sejauh mana kesiapan panitia dan teknis pelaksanaan. Saya berharap semua bidang bisa bekerja sama,” kata Sofyan.
Pada rapat tersebut, Ketua Bidang Perencanaan Anggaran dan Mobilisasi Sumber Daya Syukriyanto ditunjuk sebagai Ketua Panitia Rakerda KONI Sultra 2026.
Sejumlah agenda krusial dijadwalkan dibahas dalam Rakerda, di antaranya penentuan tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sultra 2026 serta persiapan menghadapi PON Bela Diri 2026 yang akan digelar di Manado, Sulawesi Utara.
Selain itu, masing-masing bidang diminta menyiapkan dan mengajukan rencana kerja sebagai implementasi tugas dan fungsi untuk dibahas serta ditetapkan dalam forum Rakerda.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Sultra Richard Ricardo menegaskan bahwa pencapaian prestasi olahraga harus dibarengi dengan komitmen kuat dari pelatih dan pengurus cabang olahraga, terutama dalam hal disiplin dan sportifitas.
“Kita semua sudah memiliki pengalaman. Kunci peningkatan prestasi adalah disiplin dan sportif dalam memilih atlet terbaik,” pungkasnya.*










