Rabu, Juni 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaKM Cahaya Intan Selebes GT 44 Tenggelam di Perairan Poleang Bombana, 20...

KM Cahaya Intan Selebes GT 44 Tenggelam di Perairan Poleang Bombana, 20 Penumpang Selamat

BOMBANA, KENDARIKINI.COM – Kapal Motor (KM) Cahaya Intan Selebes GT 44 dilaporkan tenggelam di perairan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Sabtu (14/02/2026). Seluruh penumpang dan awak kapal yang berjumlah 20 orang dinyatakan selamat.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari dari Polairud Bombana pada pukul 12.06 WITA.

Kapal tersebut diketahui bertolak dari Pelabuhan Bajoe, Kota Bone, Sulawesi Selatan dengan tujuan Pelabuhan Boepinang, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana.

Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, menjelaskan bahwa insiden terjadi saat kapal dalam perjalanan menuju lokasi tujuan.

“Dalam perjalanan, kapal mengalami kebocoran hingga akhirnya tenggelam. Seluruh penumpang dan kru berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan yang melintas di sekitar lokasi kejadian,” ujar Wahyudi.

Para korban selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Boepinang, Kecamatan Poleang, untuk mendapatkan pemeriksaan medis dan pendataan lebih lanjut.

Berdasarkan data manifes, jumlah orang di atas kapal (POB) sebanyak 20 orang yang terdiri dari 13 penumpang dan 7 kru kapal.

Rinciannya, penumpang antara lain Jamaluddin (51), Nur Rahma (18), Nur Daskira (18), Ahmad Ibrohim (2), Harnida (24), Hj Bunga (55), Indo U (39), Sarinah (7), Amran (45), Darwiyah (42), Tiara (18), Sepdi (17), dan Ardi (41).

Sementara kru kapal masing-masing Mansur (49), Ahmad S (37), Arsan (67), Hendra (69), Sabar (66), Jasman (67), dan Muh Idris (67).

Basarnas mencatat seluruh POB dalam kondisi selamat. Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun dalam pencarian.

“Data korban sesuai manifes, selamat 20 orang, meninggal nihil, dalam pencarian nihil,” tegas Wahyudi.

Usai menerima laporan, KPP Kendari langsung berkoordinasi dengan Polairud Bombana, Polsek Poleang, BPBD Bombana, Wilker Pomalaa, KPP Makassar serta unsur potensi SAR lainnya.

Berdasarkan informasi BMKG, kondisi cuaca saat kejadian dilaporkan mendung. Penyebab pasti kebocoran kapal masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -