KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan kelistrikan nasional menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo memimpin langsung pengamanan kelistrikan dari Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Darmawan mengatakan PLN telah melakukan pemeriksaan pembangkit, gardu induk, transmisi, distribusi, hingga jaringan sekitar lokasi kegiatan.
“Kami kerahkan seluruh kekuatan yang ada untuk memastikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berjalan lancar,” kata Darmawan.
PLN memproyeksikan beban puncak listrik nasional pada 17 Agustus 2026 mencapai 42,6 gigawatt (GW).
Sementara daya mampu pembangkit mencapai 51,6 GW, sehingga tersedia cadangan daya sekitar 9 GW atau 21,1 persen.
Sebanyak lebih dari 45 ribu personel PLN disiagakan di 2.275 titik untuk mengamankan kelistrikan selama rangkaian peringatan kemerdekaan.
PLN juga menyiapkan 1.517 genset, 559 UPS, dan 1.286 gardu bergerak sebagai cadangan pasokan listrik.
Untuk mendukung mobilisasi, PLN menyiagakan kabel bergerak, truk crane, kendaraan operasional, serta berbagai peralatan pendukung.
Khusus kegiatan di Istana Kepresidenan, pengamanan kelistrikan disiapkan berlapis hingga lima tingkat.
Sistem tersebut mencakup pembangkit, penyulang, SCADA, UPS, hingga genset sebagai sumber cadangan.
Selain mengawal HUT RI, PLN juga mempercepat pemulihan kelistrikan pascagempa di Flores, NTT.
Darmawan menyebut 11 gardu induk terdampak gempa telah kembali bertegangan pada Sabtu sore.
“Proses penormalan dilakukan bertahap hingga ke pelanggan dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat,” ujarnya.
PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, dan Polri dalam proses pemulihan infrastruktur kelistrikan.*










