Selasa, Juni 9, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaPHR Catat Rekor Baru! Sumur Libo SE #86 di Blok Rokan Produksi...

PHR Catat Rekor Baru! Sumur Libo SE #86 di Blok Rokan Produksi 1.274 Barel Minyak per Hari, 0 Persen Water Cut

KENDARIKINI.COM – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mencatat capaian signifikan pada awal 2026 setelah uji produksi pertama sumur Libo SE #86 di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, berhasil menghasilkan 1.274 barel minyak per hari (BOPD).

Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan Lapangan Libo SE di Wilayah Kerja (WK) Rokan. Produksi awal sumur ini juga tergolong istimewa karena mencatatkan 0 persen water cut, yang berarti minyak yang dihasilkan murni tanpa kandungan air.

General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko, mengatakan keberhasilan ini menunjukkan bahwa Blok Rokan masih memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan energi nasional.

“Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa dengan inovasi teknologi dan kerja keras Perwira PHR, Blok Rokan masih memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan energi nasional Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (16/2/2026).

Secara teknis, keberhasilan sumur Libo SE #86 ditopang strategi pengeboran presisi di lapisan Top Menggala pada kedalaman 5.680 kaki dengan permeabilitas maksimal 2,2 Darcy.

PHR menerapkan metode selective perforation atau pelubangan pipa sumur secara selektif guna mengoptimalkan aliran minyak dari zona reservoir paling potensial. Selain itu, dilakukan optimasi pompa Electric Submersible Pump (ESP) dengan laju rendah yang disesuaikan karakteristik produksi sumur.

Untuk menjaga stabilitas aliran pada kondisi gas tinggi (gassy condition), PHR juga memasang kombinasi Advanced Gas Handler (AGH) di pompa bawah permukaan serta Gas Separator di fasilitas permukaan.

Keberhasilan ini menjadi awal pengembangan lanjutan di area tersebut. Saat ini, tim di lapangan tengah melakukan pengeboran sumur Libo SE #88 di wellpad yang sama. Selain itu, terdapat empat sumur infill tambahan yang akan segera dibor guna memaksimalkan potensi produksi di area Libo SE.

Kolaborasi lintas fungsi dari Tim SSDP, DWI, PTE, P&O hingga Land-CorSec disebut menjadi faktor kunci dalam mendukung keberhasilan operasi pengeboran.

PHR menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan produksi migas nasional dengan tetap mengedepankan aspek Health, Safety, and Environment (HSE).

Sebagai informasi, PT Pertamina Hulu Rokan merupakan anak perusahaan Pertamina di bawah Subholding Upstream PT Pertamina Hulu Energi (PHE). Sejak 9 Agustus 2021, PHR resmi mengelola Wilayah Kerja Rokan selama 20 tahun hingga 2041.

WK Rokan memiliki luas sekitar 6.200 kilometer persegi yang tersebar di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Riau, dengan 80 lapangan aktif, 11.300 sumur, dan 35 stasiun pengumpul. Wilayah ini berkontribusi sekitar seperempat produksi minyak mentah nasional.

PHR juga menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, dan pelestarian lingkungan.***

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -