KENDARIKINI.COM — Muh Gilang Anugrah (MGA), kader HMI Cabang Kendari, Sulawesi Tenggara, mulai mengemuka dalam bursa kandidat Ketua Umum PB HMI periode 2026–2028.
MGA membawa gagasan “HMI Progresif” menjelang Kongres HMI ke-XXXIII yang akan digelar di Lampung.
Gagasan tersebut menekankan penguatan kaderisasi, tradisi intelektual, konsolidasi organisasi, serta keberanian HMI mengawal kebijakan pemerintah.
Dalam gagasannya, MGA menilai HMI tidak boleh hanya menjadi penonton dalam menghadapi berbagai persoalan kebangsaan.
HMI, menurutnya, harus memiliki keberanian moral menyampaikan kritik terhadap kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat.
MGA juga mendorong HMI menjadi organisasi yang adaptif menghadapi perkembangan teknologi, perubahan sosial, ekonomi, pendidikan, demokrasi, dan lingkungan.
Menurutnya, kaderisasi HMI harus mampu melahirkan kader berkapasitas intelektual, berintegritas, memiliki keberanian politik, serta memiliki kepekaan sosial.
Perjalanan organisasi MGA ditempuh melalui sejumlah jenjang, mulai dari komisariat, cabang, Badko hingga kepengurusan tingkat PB HMI.
Ia tercatat pernah menjadi pengurus Badko HMI Sulawesi Tenggara sebelum melanjutkan kiprahnya di tingkat Pengurus Besar HMI.
Sebelum berkiprah di tingkat nasional, MGA turut memperjuangkan pembentukan Cabang Persiapan Konawe Selatan.
Upaya tersebut berlangsung ketika PB HMI menghadapi dinamika dualisme kepemimpinan di tingkat nasional.
MGA berpandangan dinamika internal tidak boleh menghambat penguatan kelembagaan dan pengembangan kader HMI di daerah.
Ia juga mendorong Kongres HMI menjadi ruang membahas masa depan organisasi, bukan sekadar menentukan Ketua Umum PB HMI.
Menurut gagasan MGA, konsolidasi organisasi harus diarahkan untuk menyusun agenda perjuangan HMI selama dua tahun mendatang.
Dukungan terhadap pencalonannya mulai dirangkum melalui gerakan “MGA For PB HMI” yang membawa semangat HMI Progresif.
Gerakan tersebut menjadi ruang memperkenalkan gagasan dan rekam jejak MGA kepada kader HMI di berbagai daerah.
MGA menilai HMI membutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga independensi sekaligus membangun komunikasi strategis dengan berbagai elemen bangsa.
“HMI harus bergerak, berani, dan progresif,” menjadi semangat yang diusung MGA menuju Kongres HMI XXXIII.*












