Kamis, Juni 25, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pria Kendari Ngaku Dijambret, Ternyata Uang Habis Judi Online

KENDARIKINI.COM – Kasus dugaan penjambretan yang sempat viral di Kendari akhirnya terungkap sebagai laporan palsu.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, menyebut pelapor mengarang cerita karena takut dimarahi istrinya.

“Peristiwa ini terjadi pada Minggu, 22 Maret 2026, sekitar pukul 15.00 Wita di Polresta Kendari. Pelapor berinisial ME (26), warga Kecamatan Poasia, awalnya mengaku menjadi korban penjambretan oleh empat orang tak dikenal,” jelasnya.

Dalam laporannya, ME menyebut kejadian berlangsung di Jalan Kampung Baru, Kelurahan Anduonohu, sekitar pukul 13.00 Wita.

Ia mengaku dihentikan pelaku yang menggunakan dua sepeda motor, lalu tasnya dirampas dan pelaku melarikan diri.

“Tim Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari kemudian melakukan pemeriksaan terhadap pelapor di SPKT. Namun, hasil pendalaman menemukan banyak kejanggalan dan perubahan keterangan dari korban,” ungkapnya.

Setelah diinterogasi lebih lanjut, ME akhirnya mengakui telah membuat laporan palsu.

“Polisi mengungkap uang yang dilaporkan hilang sebenarnya berjumlah Rp5,3 juta. Sebanyak Rp3 juta telah digunakan pelapor untuk bermain judi online,” bebernya.

Sementara sisa uang dan tasnya hilang di pasar saat ia mencuci kendaraan pada pagi hari.

“Aksi laporan palsu itu dilakukan karena pelapor takut dimarahi istrinya dan keluarga,” tuturnya.

Polresta Kendari mengimbau masyarakat untuk tidak membuat laporan palsu karena dapat diproses hukum.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -