Kendari – Sebelumnya telah beredar pemberitaan disalah satu media online, terkait tudingan lembaga Gemilang Sultra melalui Ketua Anto Madusila menduga PT. Tiar Daya Sembada (TDS) mongoperasika. Jetty tanpa mengantongi izin.
Menanggapi hal tersebut Manager Operasional PT. TDS Arjuna Wiwahab mengatakan pihaknya keberatan dengan tudingan itu LSM Gemilang Sultra telah menyebarkan informasi palsu dan Ancaman di salah satu media online Ultra Times. Com, kami akan melaporkan hal tersebut di Polda Sulawesi tenggara.
“Kami keberatan, dan akan kami laporkan atas dugaan penyebaran informasi palsu dan Ancaman yang di sebar oleh LSM Gemilang Sultra yang di ketuai Anto Madusila,” katanya.
Sambungnya justru pihaknya lah yang baru- baru ini mengusir oknum- oknum yang menyandarkan tongkang di jetty PT TDS.
Pihaknya juga membeberkan berdasarkan putusan Pengadilan Tata usaha Negara ( PTUN) Kendari Nomor : 85/G/TF/2022.PTUN Kendari perihal perizinan yang sudah berkekuatan Hukum tetap.
“Pasca putusan PTUN, sebagai perusahaan yang taat hukum PT TDS tidak melakukan aktivitas dan sementara melakukan pengurusan perizinan lainnya,” tegasnya.
Pihaknya juga kembali menegaskan agar APH dan Instansi berwenang mengambil tindakan tegas.
“Saat ini ada oknum yang diduga menyandarkan tongkang di Jetty PT TDS, dan diduga tanpa izin untuk mengangkut Ore Nickel dari hasil dugaan ilegal mining,” ungkapnya.
Terkait hal tersebut saat dimintai tanggapannya Kapolres Kolaka utara AKBP Arif Irawan menerangkan bahwa kapal tersebut terpaksa sandar karena keadaan darurat.
“Kapal terpaksa bersandar darurat sementara karena ada awaknya yang butuh tindakan medis,” katanya saat dihubungi via WhatsApp, Kamis 19 Oktober 2023.
Ia juga mengungkapkan bahwa setelah selesai urusan awak Kapal akan meninggalkan Jetty tersebut.
“Setelah selesai mereka langsung meninggalkan lokasi tanpa ada muatan dan lain-lainnya,” ungkapnya.
Pihaknya juga membeberkan bahwa aktivitas tersebut pasti akan menimbulkan kecurigaan.
“Mereka awak kapal mengerti bahwa hal ini pasti akan menimbulkan kecurigaan negatif ke kapal mereka, makanya setelah selesai mendapat penanganan medis mereka langsung cepat keluar dari lokasi yang dihampiri,” bebernya.
Namun belakangan Gemilang Sultra kembali menyoal persoalan sandarnya tongkang tersebut dan pada Kamis 19 Oktober tongkang tersebut telah dikeluarkan dan tak sandar lagi di Jetty PT TDS.*










