KENDARIKINI.COM – Program Studi Ilmu Politik FISIP Universitas Halu Oleo menggelar lokakarya kurikulum berbasis Outcome Based Education.
Kegiatan berlangsung selama dua hari, 9–10 Maret 2026, di Aula FISIP UHO.
Peserta mengikuti kegiatan secara luring dan daring melalui platform Zoom.
Lokakarya bertujuan memperbarui kurikulum agar adaptif terhadap perkembangan ilmu dan kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa, alumni, serta pemangku kepentingan di Kendari.
Dekan FISIP UHO, Eka Suaib, menegaskan pentingnya kurikulum yang relevan dengan tantangan zaman.
Ia menyebut kurikulum harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat, pemerintah, dan sektor profesional.
Lokakarya menghadirkan narasumber APSIPOL, Indaru Setyo Nurprojo, terkait penerapan pendekatan OBE.
Pendekatan OBE menitikberatkan pada capaian kompetensi lulusan yang terukur.
Selain pemaparan, kegiatan diisi diskusi kelompok bersama berbagai stakeholder.
Di antaranya KPU Kendari, Bawaslu Sultra, DPRD Kendari, dan Kesbangpol Sultra.
Diskusi membahas struktur kurikulum hingga penguatan kompetensi praktis mahasiswa.
Prodi Ilmu Politik berharap kurikulum baru menghasilkan lulusan kompeten dan adaptif.
Lulusan diharapkan mampu berkontribusi dalam pembangunan demokrasi dan tata kelola pemerintahan.*










