Jumat, September 25, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaPemprov Sultra Gencarkan Pencegahan Stunting Lewat Aksi Bergizi di Buton

Pemprov Sultra Gencarkan Pencegahan Stunting Lewat Aksi Bergizi di Buton

KENDARIKINI.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggencarkan pencegahan stunting melalui Gerakan Cegah Stunting lewat Aksi Bergizi.

Kegiatan tersebut digelar di Kabupaten Buton dan Buton Selatan pada 22 dan 24 September 2026.

Program tersebut menyasar pelajar, khususnya remaja putri, melalui edukasi dan pelayanan kesehatan langsung.

Di SMA Negeri 12 Buton, sebanyak 200 remaja putri menerima Tablet Tambah Darah (TTD).

Pelayanan juga meliputi skrining anemia dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak sekolah.

Selain itu, pemerintah memberikan CKG umum serta memperkuat komitmen sekolah melalui penandatanganan MoU Sekolah Sehat.

Dinas Kesehatan Sultra juga memberikan makanan tambahan kepada dua ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK).

Bantuan serupa diberikan kepada tiga balita dengan masalah gizi di wilayah tersebut.

Sementara di SMA Negeri 1 Lapandewa, Buton Selatan, sebanyak 113 siswi menerima Tablet Tambah Darah.

Kegiatan dilanjutkan dengan CKG anak sekolah dan edukasi kesehatan bagi para peserta.

Pemerintah juga memberikan makanan tambahan kepada dua ibu hamil dengan KEK dan satu balita stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Sultra dr. Andi Edy Surahmat mengatakan pencegahan stunting membutuhkan intervensi berkelanjutan.

Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan keterlibatan pemerintah, sekolah, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sultra Sijatiku menyebutkan angka stunting Buton Selatan mencapai 18,2 persen.

Data tersebut bersumber dari Sigizikesga/e-PPGBM dan data riil puskesmas hingga Juli 2026.

Di wilayah kerja Puskesmas Lapandewa, angka stunting tercatat mencapai 28,7 persen.

Sijatiku mengatakan data tersebut menjadi dasar penguatan intervensi kesehatan sejak usia remaja.

Ia menyebut intervensi meliputi edukasi gizi, pemberian TTD, pemeriksaan kesehatan, pemenuhan gizi, dan perilaku hidup sehat.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -