Sabtu, Oktober 31, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaVale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal Masuk Rantai Pasok IGP Pomalaa

Vale Indonesia Buka Peluang Vendor Lokal Masuk Rantai Pasok IGP Pomalaa

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk memperluas keterlibatan pengusaha lokal dalam rantai pasok Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa melalui sosialisasi prakualifikasi vendor di Kabupaten Kolaka.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Hotel Sutan Raja, Kamis (29/10/2026), dengan melibatkan pelaku usaha dari lima wilayah pemberdayaan.

Kelima wilayah tersebut meliputi Kecamatan Tanggetada, Pomalaa, Baula, Wundulako, dan Kolaka.

Sosialisasi ini memberikan pemahaman mengenai mekanisme pendaftaran, verifikasi, persyaratan administrasi, hingga tahapan prakualifikasi calon vendor.

Head of Pomalaa Project Vale Indonesia, Mohammad Rifai, mengatakan pelibatan pengusaha lokal merupakan bagian dari komitmen perusahaan memperluas manfaat ekonomi proyek.

“Kami ingin memastikan pelaku usaha lokal memiliki akses terhadap informasi yang sama dan kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dalam rantai pasok IGP Pomalaa,” kata Rifai.

Menurutnya, pengembangan kapasitas vendor lokal penting untuk menciptakan ekosistem usaha yang profesional, kompetitif, dan berkelanjutan.

Dalam sosialisasi tersebut, Vale Indonesia juga menjelaskan persyaratan legalitas, kemampuan teknis, serta standar keselamatan kerja.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pertemuan sebelumnya dengan pengurus asosiasi pengusaha. Kali ini, sosialisasi melibatkan anggota dari sembilan asosiasi.

Perusahaan menegaskan, kelulusan prakualifikasi tidak otomatis menjamin vendor memperoleh kontrak pekerjaan.

Setiap pengadaan tetap mempertimbangkan kebutuhan proyek, kemampuan teknis, keselamatan, penawaran komersial, dan prinsip tata kelola perusahaan.

Ketua Asosiasi Pengusaha Bumi Mekongga (APBM), Madi, mengapresiasi sosialisasi tersebut karena memberikan kejelasan mengenai peluang pengadaan bagi pengusaha lokal.

Ia berharap komunikasi antara perusahaan, asosiasi, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kontraktor daerah mampu bersaing secara sehat.

Apresiasi juga disampaikan anggota Asosiasi Kontraktor Jasa Pertambangan Pomalaa (ASKOJAPP), Alfian.

Ia berharap Vale Indonesia melanjutkan sosialisasi dengan pendampingan dan peningkatan kapasitas agar semakin banyak perusahaan lokal memenuhi persyaratan menjadi vendor.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -