KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kabupaten Muna Barat melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik selenggarakan sosialisasi untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta kebihnekaan, suku, bahasa, agama dan budaya dengan cara penguatan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Penanganan Konflik di Balai Desa Suka Damai, Kecamatan Tiworo Tengah, Sabtu 14 September 2024.
Kegiatan ini mengangkat tema “Penguatan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Penanganan Konflik Sebagai Garda Terdepan Dalam Menjaga Persatuan dan Kesatuan serta Kebihnekaan, Suku, Bahasa, Agama dan Budaya Menjelang Pilkada 2024”.
Kepala Badan Kesbangpol Mubar, Hamse mengatakan, Masyarakat Muna Barat adalah masyarakat yang beragam terdiri dari suku, bahasa, agama, dan budaya yang berbeda-beda.
“Ditengah masyarakat yang beragam itu kita selalu ditampilkan dengan kehidupan masyarakat yang indah dipandang mata dimana masyarakat hidup saling berdampingan, saling menghormati, tolong menolong serta bekerja sama, hal ini merupakan modal utama yang mampu menopang pembangunan baik itu ekonomi, politik dan budaya demi kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat Muna Barat “, Kata Hamse dalam sambutanya.
Ia juga menambahkan, kerukunan antar umat beragama selalu didengungkan dan terpelihara agar terhindar dari pertikaian dan konflik guna mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Selain itu mari kita berpartisipasi aktif dalam menyalurkan hak suara dan menjaga pelaksanaan pilkada tahun 2024 ini agar bisa berlangsung damai dan aman”, Pungkas Hamse.
Selain itu, Sekcam Tiworo Tengah, Muharni mengatakan, Muna Barat adalah Nusantara kecil Indonesia kerena terdiri dari keberagaman suku, agama, bahasa, budaya olehnya itu saya berpesan agar hal ini selalu dijaga dan dipertahankan.
Pada kesempatan itu juga Ketua FKUB Mubar, La Hamidu, menyampaikan, Agar semua Tokoh Masyarakat, Agama, Budaya, dan Pemuda untuk saling mengajak pada 27 November nanti agar menyalurkan hak pilihnya secara jujur dan adil demi kemajuan daerah Muna Barat.**










