KENDARIKINI.COM – Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat UMK angkat bicara mengenai dugaan pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite di kota kendari
Sebelumnya pada Selasa malam ratusan Ojek Online (ojol) mendatangi pihak Polresta Kendari untuk melaporkan dugaan pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite. Hal ini sungguh menghebohkan masyarakat kota Kendari itu sendiri.
Atas insiden tersebut Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat UMK angkat bicara, melalui ketua Umum HMI Komisariat UMK menuturkan bahwa harus ada langkah serius yang diambil oleh pihak penegak hukum terkait persoalan ini
“Ini persoalan serius dan bersifat urgent, untuk itu saya pikir harus ada tindakan tegas yang harus diambil oleh pihak penegak hukum,” terang Juraidin.
Pihaknya juga menyampaikan bahwa pihak penegak hukum harus segera menghentikan peredaran dugaan pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis pertalite.
“Kami juga meminta kepada pihak kepolisian kota Kendari untuk menutup Pertamina yang diduga melakukan Oplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis pertalite karena hal tersebut merupakan salah satu cara untuk menghentikan peredaran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis pertalite,” ungkapnya.
Selain itu, Juraidin Ketua HMI Komisariat UMK juga menerangkan bahwa persoalan dugaan oplosan bahan bakar minyak ini harus di tangani dengan serius mengingat bahwa hal sudah meresahkan masyarakat Kota Kendari
Terakhir, Pihaknya berharap agar kasus dugaan pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis pertalite segera ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku sehingga tidak ada lagi korban selanjutnya
“Kami berharap agar sesegera mungkin pihak penegak hukum mengambil langkah-langkah kongkrit mengingat ini sudah sangat meresahkan di kalangan masyarakat,” tutup Juraidin.*










