KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) Dinas Ketahanan Pangan menggelar kegiatan gerakan pangan murah di pelataran Eks MTQ Kota Kendari.
Kegiatan ini dilaksanakan di 17 kabupaten/Kota secara serentak yang berlangsung dari tanggal 19 hingga 23 Maret 2025.
Gerakan pangan murah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan pangan serta pengendalian inflasi daerah selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) puasa dan Idul Fitri 2025.
Melalui kegiatan ini, Wakil Gubernur Sultra, Hugua mengatakan, gerakan pangan murah ini bagian dari rencana aksi program 100 hari Quick Win ASR-Hugua dalam membangun Sultra.
Lanjut, kata dia, gerakan pangan murah juga sebagai langkah pemerintah dalam menjaga daya beli dan membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.
“Selain itu, gerakan pangan murah merupakan upaya pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan yang berkualitas dengan harga terjangkau lebih murah dari harga dasar,” kata Hugua, Rabu (19/3/2025).
Saat ini inflasi Sultra mencapai angka 0,22 persen years on years. Angka tersebut berdasarkan 4 daerah, yakni Kota Kendari sebesar 0,06 persen years on years, Kota Bau Bau 0,08 persen years on years dan Kabupaten Konawe sebesar -1,54 persen years on years.
Hugua menambahkan dengan harga bahan pangan yang terjangkau, dipastikan keadaan pasar dapat berjalan stabil.
“Pada saat yang bersamaan, karna harga di sini lebih rendah dari harga umum maka pasti pasar stabil,” tambahnya.
Hugua menegaskan bahwa ketersediaan bahan pangan selama Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025 di pastikan memiliki stok yang memadai.
“Pasti terjamin karna hampir semua di sini bekerjasama dengan distributor dan agen. Jadi tidak mungkin terjadi lompatan harga,” pungkasnya.(Amin).*










