KENDARIKINI.COM – Prosesi wisuda di Ballroom Hotel Claro Kendari, Senin 1 Desember 2025, mendadak ricuh setelah seorang wisudawati Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Enam-Enam Kendari berinisial TA didatangi dan dilabrak oleh seorang wanita berinisial RSK.
Dalam sebuah rekaman video yang diterima Jurnalis Kendarikini.com, terlihat TA tengah berjalan di area ballroom sambil memegang ijazah. Tiba-tiba, RSK menghampirinya sambil melontarkan kalimat bernada tuduhan.
“Ko wisuda di, pelakor, ih kasihannya ini pelakor, tidak ada malunya ini perempuan. Ih ngerinya, dia wisuda, dia ambil suaminya orang,” ujar RSK dalam rekaman video tersebut.
Meski mendapat serangan verbal, TA tetap berjalan tanpa merespons. Sikap tenang TA memicu emosi RSK yang kemudian berusaha menarik tangan TA. Aksi itu langsung ditepis oleh TA sambil mengatakan, “Ih kenapa kah ini.”
Situasi sempat memanas, namun sejumlah tamu wisuda segera melerai keduanya sehingga tidak terjadi keributan lebih lanjut.
Di depan pintu masuk ballroom, sebuah karangan bunga berukuran besar juga tampak terpajang dengan nama serta foto TA. Namun bukan berisi ucapan selamat, karangan bunga tersebut justru memuat kalimat bernada sindiran tajam.
Salah satu tulisan di karangan bunga tersebut berbunyi:
“Pelakor yang sudah bertahun-tahun tidur sama suami orang sampai punya anak yang tidak punya status sah di mata hukum dan agama. Tidak perlu dihina karena sudah terhina.”
Saat dikonfirmasi, RSK mengaku melabrak TA karena sakit hati atas dugaan perselingkuhan antara TA dan suaminya, HRY.
“Kurang lebih empat sampai lima tahun mereka berhubungan. Perempuan ini sering ditinggalkan, tapi datang lagi jadi pelakor,” ungkap RSK, Senin malam.
Ia juga menuduh bahwa dari hubungan yang diduga dijalin TA dan HRY itu telah lahir seorang anak, serta menyebut adanya dugaan pemalsuan dokumen pernikahan.
“Ada buku nikah palsu yang mereka beli. Mereka berzina tanpa status,” klaim RSK.
RSK kemudian menjelaskan bahwa dirinya telah menikah dengan HRY sejak 2006. Keduanya sempat bercerai pada 2024, namun kembali menikah secara resmi pada 2025.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak TA maupun HRY belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai tuduhan yang disampaikan RSK.
Jurnalis Kendarikini.com masih berupaya meminta konfirmasi dari TA dan HRY untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut guna keberimbangan pemberitaan.(Amin)*










