Kamis, Juni 11, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaIPB University Resmi Serahkan Hasil Penelitian Perkebunan Kelapa ke Disnakertrans Konsel

IPB University Resmi Serahkan Hasil Penelitian Perkebunan Kelapa ke Disnakertrans Konsel

KENDARIKINI.COM – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Institut Pertanian Bogor (IPB) University secara resmi menyerahkan hasil penelitian ke Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra).

TEP IPB University yang terdiri dari lima akademisi yaitu, Mutiara Probokawuryan, Ricky Astawan, Eka Rindah Yani, Muh Arif Fitrah Cahyadi, dan Muallifah Shofiatun.

Hasil penelitian tersebut secara resmi diserahkan oleh TEP IPB University kepada Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Disnakertrans) Konsel, Erna Yustiana, dalam kegiatan desiminasi akhir yang digelar di ruang rapat Kantor Bupati pada hari Jumat, 5 Desember 2025.

Dalam desiminasi akhir turut terlibat Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).

Hasil penelitian itu bakal menjadi rekomendasi strategis untuk mempercepat pembangunan di kawasan transmigrasi Tinanggea, Pemda Kabupaten Konsel, Sultra.

Di mana hasil kajian dalam penelitian tersebut berfokus pada sektor perkebunan kelapa dan diharapkan dapat menjadi peta jalan dalam meningkatkan daya saing serta kesejahteraan bagi masyarakat transmigrasi di Tinanggea, Konsel, Sultra.

Sebelum penyerahan hasil penelitian, ketua TEP IPB University memaparkan hasil temuan lapangan dan rekomendasi sebagai panduan strategis untuk mengoptimalkan potensi perkebunan kelapa di kawasan transmigrasi Tinanggea, Konsel, Sultra.

“Penelitian tersebut telah dilaksanakan selama tiga bulan, terhitung mulai dari sejak bulan September hingga Desember 2025,” Mutiara Probokawuryan, kepada media ini pada hari Sabtu, 6 Desember 2025.

Pada sisi lain Kepala Disnakertrans Konsel, Erna Yustiana, mengapresiasi hasil penelitian dari TEP IPB University. Ia mengungkapkan penelitian ini bagian dari upaya untuk mendorong percepatan pembangunan kawasan transmigrasi Tinanggea.

Ia mengatakan rekomendasi hasil penelitian ini akan menjadi instrumen penting bagi Pemda Konsel dalam merumuskan kebijakan, mengoptimalkan potensi sumber daya alam.

Tak hanya itu hasil penelitian tersebut diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat transmigrasi agar lebih maju, mandiri, dan berdaya saing, selaras dengan visi pembangunan daerah.

”Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi ilmiah dari Ekspedisi Patriot. Hasil kajian ini bukan hanya sekadar laporan, melainkan peta jalan yang terukur untuk kita implementasikan,” kata Erna Yustiana, kepada media ini pada hari Sabtu, 6 Desember 2025.(Faldi)*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -