Jumat, Juni 12, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaPondok Pesantren di Pomalaa Terancam Dampak Aktivitas Tambang

Pondok Pesantren di Pomalaa Terancam Dampak Aktivitas Tambang

KENDARIKINI.COM — Pondok Pesantren Imam Syafi’i di Desa Oko-Oko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, menyampaikan keluhan terkait kondisi lingkungan di sekitar pesantren yang diduga terdampak aktivitas pertambangan PT Indonesia Pomalaa Industri Park (IPIP) pada Senin, 8 Desember 2025.

Pesantren yang berdiri di atas lahan sekitar 20.000 m² itu membagikan kondisi sekelilingnya melalui media sosial. Dalam foto yang diterima redaksi, tampak area sekitar pesantren telah mengalami pembukaan lahan dan terdapat genangan air yang disebut muncul setelah adanya aktivitas alat berat di kawasan tersebut.

Melalui akun resmi media sosialnya, pihak pesantren menyampaikan harapan agar publik mengetahui situasi yang mereka hadapi.

“Kami hanya bisa bersuara lewat media sosial. Semoga ada yang peduli dengan kondisi pondok kami, pondok yang dibangun dengan tetesan keringat dan tenaga,” tulis akun PTQ Imam Syafi’i Oko-Oko.

Pihak pesantren juga menyebut bahwa aktivitas di lingkungan sekitar pesantren membuat mereka mempertimbangkan untuk mengosongkan lokasi demi keamanan penghuni.

“Lihatlah di sekitar kami, hampir semua pohon habis dan ada lubangan air yang sewaktu-waktu dapat meluap. Ini alasan mengapa kami harus meninggalkan pondok kami. Keselamatan kami dan anak-anak lebih utama,” tulisnya.

Hingga berita ini tayang, redaksi KENDARIKINI.COM masih berupaya menghubungi pihak PT Indonesia Pomalaa Industri Park (IPIP) guna meminta konfirmasi dan klarifikasi atas informasi dan kondisi yang disampaikan pihak pesantren.(Faldi)*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -