Minggu, Juni 14, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaDituduh Jadi Penyebab Retaknya Rumah Tangga, Perempuan di Kendari Dianiaya Kekasih di...

Dituduh Jadi Penyebab Retaknya Rumah Tangga, Perempuan di Kendari Dianiaya Kekasih di THM

KENDARIKINI.COM, KENDARI — Seorang perempuan berinisial DI menjadi korban penganiayaan oleh kekasihnya sendiri, AS, di sebuah tempat hiburan malam (THM) di Jalan Sorumba, Kelurahan Wowawanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Peristiwa kekerasan tersebut terjadi pada Rabu malam, 17 Desember 2025.

Kasus penganiayaan itu diduga dipicu oleh tuduhan pelaku yang menyalahkan korban sebagai penyebab hancurnya rumah tangganya. Padahal, berdasarkan keterangan awal, pelaku sebelumnya mengaku kepada korban bahwa dirinya telah resmi bercerai.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, menjelaskan korban merupakan pekerja di salah satu THM yang berada di Jalan Edi Sabara, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat.

“Korban dijemput oleh pelaku setelah selesai bekerja, kemudian dibawa ke THM lain di wilayah Wowawanggu,” kata AKP Welliwanto kepada wartawan.

Setibanya di lokasi, pelaku bersama beberapa rekannya mengonsumsi minuman keras di dalam sebuah ruangan. Dalam kondisi dipengaruhi alkohol, emosi pelaku diduga memuncak hingga berujung pada aksi penganiayaan terhadap korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lebam di bagian wajah dan beberapa bagian tubuh lainnya. Korban berhasil menyelamatkan diri saat pelaku meninggalkan ruangan untuk ke kamar mandi.

“Korban memanfaatkan kesempatan tersebut untuk keluar dari ruangan dan langsung melapor ke Polresta Kendari,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, penganiayaan terjadi karena pelaku menuding korban sebagai pihak yang merusak rumah tangganya.

“Pelaku sebelumnya mengaku sudah bercerai. Namun saat dalam keadaan mabuk, pelaku justru menyalahkan korban dan mengklaim keluarganya hancur karena korban, sehingga terjadi penganiayaan,” jelas AKP Welliwanto.

Usai menerima laporan, pihak kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta membawa korban untuk menjalani visum guna kepentingan penyelidikan.

Sementara itu, hingga kini pelaku AS masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Polresta Kendari telah menurunkan Tim Buser 77 untuk memburu pelaku.

“Pelaku masih kami kejar dan identitasnya sudah kami kantongi,” pungkas AKP Welliwanto.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -