Rabu, Juni 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaDitembak Senapan Angin Usai Acara Joget, Pemuda Asal Muna Barat Jadi Korban...

Ditembak Senapan Angin Usai Acara Joget, Pemuda Asal Muna Barat Jadi Korban Penganiayaan di Buton Tengah

KENDARIKINI.COM – Seorang pemuda bernama Muh. Fauzan Rahan Jamtel (22), warga Desa Pajala, Kecamatan Manginti, Kabupaten Muna Barat, menjadi korban dugaan tindak pidana penganiayaan menggunakan senapan angin di Desa Bantea, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah, Minggu (8/2/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut kini tengah ditangani oleh Polres Buton Tengah dan masih dalam tahap penyelidikan.

Berdasarkan keterangan pelapor, Kurniawan Rahan Jamtel (24), insiden bermula pada Jumat (7/2/2026) sekitar pukul 23.00 WITA. Saat itu, korban bersama sejumlah rekannya berada di rumah teman di Kelurahan Watulea, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah.

Tak lama kemudian, mereka mendapat ajakan untuk menghadiri acara joget yang digelar di Desa Matombura, Kecamatan Bone, Kabupaten Muna. Korban berangkat berboncengan dengan rekannya, Zulkifli.

Setibanya di lokasi, korban bergabung bersama teman-temannya mengikuti acara joget. Namun sekitar pukul 02.30 WITA, terjadi keributan di dalam arena acara yang melibatkan korban.

Melihat kejadian itu, adik korban bernama La Ansar memanggil Zulkifli untuk membantu melerai. Keributan berhasil diredam dan korban bersama rombongan kemudian memutuskan meninggalkan lokasi untuk kembali ke Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah.

Dalam perjalanan pulang, rombongan mereka berpapasan dengan sepeda motor lain yang melaju secara ugal-ugalan sambil menarik gas dengan keras, seolah memancing emosi. Sejumlah rekan korban kemudian mengejar sepeda motor tersebut.

Korban yang berboncengan dengan Zulkifli berada di posisi paling belakang rombongan. Sepeda motor yang dikejar itu akhirnya berhenti di Desa Bantea, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah, di lokasi yang diduga menjadi tempat berkumpulnya sejumlah rekan pengendara tersebut.

Saat rombongan tiba, beberapa orang di lokasi langsung berhamburan melarikan diri. Dalam situasi tersebut, korban melihat seseorang memegang senapan angin.

Teman-teman korban kemudian bergegas meninggalkan tempat itu. Namun ketika korban hendak menaiki sepeda motor untuk melanjutkan perjalanan, terdengar suara letusan senapan angin yang mengenai dirinya.

Korban baru tersadar saat sudah berada di Desa Lakapera, Kecamatan Gu, dan selanjutnya diantar pulang ke rumahnya.

Hingga kini, identitas terduga pelaku masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Kapolres Buton Tengah saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Sementara masih lidik, kemarin baru diperiksa tiga saksi. Perkembangannya nanti kita sampaikan lagi,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).

Polisi masih mendalami kronologi kejadian serta memburu pelaku yang diduga melakukan penembakan menggunakan senapan angin tersebut.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -