KENDARIKINI.COM – Suasana hangat menyelimuti acara Ramah Tamah dan Buka Puasa Bersama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan manajemen PT Vale Indonesia yang digelar pada Kamis, 12 Maret 2026. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menegaskan komitmen kedua belah pihak dalam membangun industri pertambangan yang berdampak positif bagi daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sultra, Asrun Lio, dalam penyampaiannya memberikan apresiasi atas kontribusi nyata PT Vale terhadap lingkungan strategis, baik dari sisi kemanusiaan maupun pelestarian alam. Beliau menyoroti rekam jejak perusahaan yang aktif membantu masyarakat, termasuk saat masa penanganan pandemi COVID-14 lalu.
“PT Vale menunjukkan kepedulian melalui CSR, mulai dari kontribusi penanganan COVID hingga menjaga keseimbangan lingkungan secara luas,” ujar Asrun Lio.
Lebih lanjut, Asrun Lio menekankan bahwa pemerintah terus melakukan pengawasan ketat, termasuk melibatkan Dinas ESDM dan Nakertrans, guna memastikan operasional perusahaan tetap berjalan sesuai regulasi dan memberikan manfaat nyata bagi tenaga kerja lokal.
Senada dengan hal tersebut, Head of External Relations PT Vale Indonesia, Endra Kusuma, menegaskan bahwa filosofi perusahaan adalah tumbuh bersama masyarakat. Ia menyampaikan bahwa PT Vale berkomitmen menjalankan aktivitas pertambangan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
“Prinsip kami, sumber daya alam ini bukan warisan nenek moyang, tapi titipan anak cucu kita yang harus dijaga agar mereka tetap mendapatkan manfaat yang optimal,” tegas Endra Kusuma.
Dalam rangkaian Safari Ramadan ini, PT Vale juga menyalurkan bantuan sosial berupa 500 paket sembako yang diberikan ke beberapa pondok pesantren. Dan Kegiatan serupa dilaksanakan di seluruh area operasional, mulai dari Kolaka, Makassar, Sorowako, hingga Morowali.
Menutup rangkaian acara, Pemerintah Provinsi Sultra menitipkan harapan besar agar PT Vale terus konsisten memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal Sulawesi Tenggara. Hal ini dinilai krusial agar investasi besar yang masuk dapat berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di bumi Anoa.*










