KENDARIKINI.COM – Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Kendari menegaskan tidak membiayai akuisisi lahan proyek Alexandria Hills yang masih bersengketa.
Penegasan itu disampaikan usai Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah mendatangi kantor BSI Kendari, Selasa (28/7/2026).
Massa meminta BSI menarik diri dari seluruh aktivitas terkait proyek Alexandria Hills di Jalan Khairil Anwar, Kecamatan Puuwatu.
Aksi dipicu dugaan keterlibatan pembiayaan perbankan terhadap pembukaan lahan yang masih menjadi objek sengketa.
Dugaan menguat setelah ditemukan atribut BSI di sekitar lokasi proyek, sehingga memunculkan pertanyaan publik.
Kuasa hukum Hj. Nurmina, Arwan Rakmin, SH, MH, meminta BSI tetap netral selama proses hukum berlangsung.
“Kami meminta BSI tidak terlibat dalam aktivitas apa pun terkait objek sengketa,” tegas Arwan.
Kepala Cabang BSI Kendari, Irwanto Aziz, membantah banknya membiayai akuisisi lahan Alexandria Hills.
“BSI tidak pernah memfasilitasi pembiayaan akuisisi lahan tersebut. Kami siap menuangkannya dalam berita acara,” ujar Irwanto.
Ia menjelaskan atribut BSI di lokasi merupakan bagian promosi yang dilakukan mitra pengembang, bukan bukti pembiayaan lahan.
Pihak kuasa hukum menyatakan akan mengawasi konsistensi sikap BSI selama sengketa tanah masih berproses.
Pertemuan diakhiri dengan penandatanganan risalah yang menegaskan BSI tidak memberikan pembiayaan terhadap pembangunan proyek Alexandria Hills.*










