KENDARIKINI.COM, BUTON UTARA — Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menegaskan komitmen melanjutkan pembangunan jalan rusak di Buton Utara.
Komitmen tersebut disampaikan saat Safari Ramadan di Masjid At-Taqwa Kulisusu, Kamis (12/3/2026).
Pemerintah Provinsi Sultra terus mendorong pembangunan infrastruktur jalan untuk membuka akses wilayah dan mendukung ekonomi masyarakat.
Pada 2025, Pemprov Sultra meningkatkan jalan Lambale–Ereke, Simpang 3 Bubu–Ronta, dan Ronta–Lambale sepanjang 16,42 kilometer.
Peningkatan jalan tersebut akan dilanjutkan pada 2026 melalui proyek ruas Lambale–Ereke sepanjang sekitar lima kilometer.
Gubernur mengatakan pembangunan jalan penting karena Buton Utara memiliki potensi besar di sektor perikanan dan pertanian.
Namun menurutnya, potensi tersebut belum berkembang optimal akibat keterbatasan akses transportasi dan infrastruktur.
Ia menilai hasil pertanian dan sumber daya perikanan daerah itu berpeluang menembus pasar lebih luas hingga ekspor.
Dalam Safari Ramadan, gubernur juga menyerahkan bantuan Pasang Baru Listrik kepada 224 rumah tangga tidak mampu.
Selain itu, ia menyalurkan bantuan pribadi berupa 150 paket sembako kepada masyarakat setempat.
Gubernur juga meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Malalanda, Kecamatan Kulisusu.
Kawasan tersebut menjadi satu dari enam lokasi revitalisasi kampung nelayan di Sulawesi Tenggara periode 2025–2026.
Pemerintah merencanakan perbaikan fasilitas kawasan pesisir, termasuk jalan, sanitasi, dan penataan lingkungan permukiman.
Program tersebut bertujuan menciptakan permukiman nelayan yang layak dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Selain infrastruktur, pemerintah juga merencanakan pembangunan rumah bagi masyarakat nelayan.
Gubernur menegaskan pembangunan pesisir bertujuan memperlancar distribusi hasil tangkapan nelayan.
Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif agar kampung nelayan berkembang produktif dan berkelanjutan.*










