KENDARIKINI.COM – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, mengkritik kondisi Pelabuhan Pangkalan Perahu Kendari.
Kritik tersebut disampaikan saat meninjau langsung arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas dan keamanan perjalanan penumpang.
Ridwan Bae menilai fasilitas pelabuhan di pusat Kota Kendari itu jauh dari kata layak.
Ia menyebut ruang tunggu penumpang minim fasilitas dan tidak memberikan kenyamanan.
“Yang kita tinjau fasilitas dan proses perjalanan penumpang agar perjalanan mereka aman dan nyaman,” ujarnya.
Meski demikian, ia mengapresiasi kesiapan aparat yang mengatur arus penumpang.
Menurutnya, koordinasi petugas pengamanan dan pelayanan penumpang sudah berjalan cukup baik.
Namun fasilitas dasar bagi penumpang dinilai masih sangat terbatas.
“Penumpang datang kalau panas kena panas, kalau hujan pasti kena hujan,” katanya.
Ridwan menilai kondisi terminal penumpang tidak layak sebagai fasilitas publik.
Selain itu, ia juga menyoroti kebersihan lingkungan pelabuhan yang dinilai memprihatinkan.
“Kondisi terminal ini sangat kotor dan tidak layak berada di ibu kota provinsi,” tegasnya.
Ia meminta pengelola pelabuhan, Pelindo, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, pengelola tidak boleh hanya fokus menarik retribusi tanpa memperbaiki fasilitas.
Ridwan Bae berencana menyampaikan persoalan tersebut kepada Direksi Pelindo.
Ia juga akan mengajak Dirjen Perhubungan Laut meninjau langsung kondisi pelabuhan.
Langkah itu diharapkan menghasilkan solusi permanen bagi perbaikan fasilitas pelabuhan.
“Semoga dua terminal, Pangkalan Perahu dan Gersamata, bisa tertangani sekaligus,” pungkasnya.*










