BOMBANA, KENDARIKINI.COM – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana untuk mengajukan pinjaman sebesar Rp250 miliar guna menuntaskan pembangunan jalan dan Rumah Sakit (RS) di Kabaena menuai sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari konten kreator TikTok asal Sulawesi Tenggara, Sapta Bahaya.
Melalui unggahan video terbarunya, Sapta Bahaya mempertanyakan apakah langkah besar ini sudah sepantasnya diprioritaskan bagi masyarakat. Ia menyoroti tantangan geografis dan aksesibilitas masyarakat Kabaena yang selama ini sangat bergantung pada moda transportasi laut yang terbatas.
“Masyarakat di sana (Kabaena) kasihan kalau sakit harus diangkut pakai kapal katinting (perahu kecil). Karena itu, pembangunan rumah sakit memang harus diprioritaskan,” ujar Sapta dalam videonya.
Namun, Sapta juga memberikan catatan kritis mengenai lokasi dan integrasi fasilitas tersebut. Ia mempertanyakan alasan di balik pemilihan lokasi pembangunan dan bagaimana skema pinjaman sebesar itu akan berdampak pada beban keuangan daerah di masa depan, mengingat kecamatan-kecamatan lain di Bombana juga akan bertanya-tanya mengenai pemerataan pembangunan di wilayah mereka.
“Kok kenapa hanya Kabaena? Pasti kecamatan lain akan bertanya-tanya juga,” tambahnya.
Isu mengenai pinjaman daerah ini memang sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Bombana. Hingga saat ini, publik masih menunggu penjelasan lebih rinci dari Pemerintah Daerah terkait urgensi serta rencana matang penggunaan dana pinjaman tersebut agar benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.*










