KENDARIKINI.COM – Situasi kerja di site PT Hillcon Jaya Sakti (HJS) Job Site AKP memanas akibat kendala pembayaran.
Manajemen mengungkapkan kesulitan finansial yang berdampak pada operasional dan kesejahteraan para pekerja di lapangan.
Dalam pertemuan terbuka, perwakilan manajemen menyampaikan kekecewaan atas belum adanya kepastian pembayaran gaji dan THR.
Mereka mengaku telah berupaya berkomunikasi dengan pihak pusat di Jakarta serta mitra kerja terkait masalah tersebut.
Namun, hingga kini, kepastian pembayaran hak karyawan masih belum menemukan titik terang dari pihak terkait.
“Kami sudah memohon agar gaji dan THR bisa dibayarkan, tetapi peluangnya sangat kecil,” ujar perwakilan manajemen dalam postingan akun instagram Esramarrising.
Kekecewaan memuncak setelah respons negatif dari pemilik perusahaan saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Akibatnya, manajemen di lapangan mengajukan pemutusan kontrak kerja mulai 19 Maret 2026.
“Saya merasa upaya membantu sudah tidak ada gunanya lagi,” tambahnya dengan nada kecewa.
Manajemen juga mengakui kondisi internal perusahaan sedang berada di titik terendah saat ini.
Sistem pembayaran berbasis kontrak disebut menjadi kendala utama dalam memenuhi hak karyawan tepat waktu.
Seorang karyawan, Edi Dasopang, mengaku hingga kini gaji mereka belum dibayarkan oleh pihak perusahaan.
“Direksi Hillcon tidak membayarkan gaji kami sampai hari ini,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Sementara itu, GM PT Adhi Kartiko Pratama (AKP), Riki, menegaskan masalah tersebut merupakan internal Hillcon.
Ia menyebut seluruh invoice yang jatuh tempo kepada Hillcon telah dibayarkan oleh pihak AKP.
PT Hillcon diketahui merupakan salah satu kontraktor tambang yang beroperasi di bawah PT AKP.*










