KENDARIKINI.COM – Pemasangan tiang jaringan internet di sejumlah titik Kota Kendari dikeluhkan warga.
Keluhan muncul karena beberapa tiang diduga dipasang tanpa koordinasi dengan pemerintah setempat.
Di Lorong Tabasi dan Lorong Salomo, Kelurahan Baruga, tiang terlihat berdiri di area drainase.
Warga menyoroti pemasangan tiang yang bahkan disebut telah dibeton di atas saluran tersebut.
Keberadaan tiang jaringan internet milik MyRepublic itu memicu kekhawatiran masyarakat sekitar.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kendari, Sahuriyanto Meronda, membenarkan belum ada koordinasi resmi.
Menurutnya, pihak perusahaan tidak menyampaikan laporan sebelum melakukan pemasangan tiang.
“Tidak ada koordinasi dengan pemerintah, pihak MyRepublic memasang tiang tanpa laporan,” ujarnya.
Sahuriyanto mengatakan Diskominfo saat ini sedang mendata seluruh tiang utilitas di Kota Kendari.
Pendataan dilakukan untuk mengetahui kepemilikan serta legalitas tiang yang tersebar di berbagai wilayah.
“Padahal kami sementara melakukan pendataan tiang-tiang yang berseliweran di wilayah Kota Kendari,” katanya.
Selain pendataan, pemerintah juga berencana menertibkan kabel utilitas yang dinilai mengganggu lingkungan.
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan pemerintah terkait penataan kawasan perkotaan yang lebih tertib.
“Arahan presiden terkait Indonesia asri, kabel-kabel ini akan ditertibkan,” tegas Sahuriyanto.
Pemerintah Kota Kendari berkomitmen menata infrastruktur utilitas agar tidak mengganggu fasilitas umum dan masyarakat.*










