KENDARIKINI.COM – Dua rumah warga di Dusun Liwuto, Desa Wongko Lakudo, Buton Tengah, terbakar Minggu sore.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.30 Wita dan menghanguskan rumah Zainuddin (38) serta Wa Naeno (70).
Seorang remaja, Irwan alias La Dede (17), menggendong Wa Naeno ke tempat aman.
Kapolsek Lakudo IPDA Muhammad Ade Tandra mengatakan, api cepat membesar karena cuaca panas dan angin kencang.
Menurut keterangan warga, Zainuddin melihat asap masuk ke rumahnya sekitar pukul 16.00 Wita.
Ia kemudian menyelamatkan ijazah dan sepeda motor sebelum berusaha memadamkan api bersama warga.
Namun, kobaran api semakin membesar hingga merambat ke rumah Wa Naeno.
Wa Naeno mengatakan, api terlihat menjalar di bagian dapur setelah dirinya selesai salat Ashar.
Melihat kondisi tersebut, Irwan langsung menggendong Wa Naeno menuju rumah tetangga di seberang jalan.
Warga kemudian membantu memadamkan api menggunakan ember dan peralatan seadanya.
Dua unit mobil pemadam kebakaran tiba sekitar pukul 18.00 Wita dan berhasil mengendalikan kobaran api.
Personel Polsek Lakudo turut membantu pengamanan lokasi, pemadaman, pendataan, serta pemeriksaan saksi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Namun, dua rumah yang sebagian besar berbahan kayu terbakar habis.
Kerugian rumah Zainuddin ditaksir mencapai Rp130 juta.
Sementara kerugian rumah Wa Naeno sekitar Rp85 juta, ditambah uang tunai Rp1 juta.
Penyebab Masih Diselidiki
Kapolsek Lakudo menegaskan, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.
“Penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan,” ujar IPDA Muhammad Ade Tandra.
Polsek Lakudo telah mengamankan lokasi, mendata kerugian, meminta keterangan saksi, dan memasang garis polisi.
Kepolisian mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan api selama musim kemarau.*













