KENDARIKINI.COM — PLN UID Sulselrabar melakukan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan untuk menjaga keandalan sistem Sulbagsel.
Pemeliharaan dilakukan pada sejumlah fasilitas kelistrikan dalam beberapa hari terakhir.
Pekerjaan tersebut menyebabkan berkurangnya daya mampu pasok pada sistem kelistrikan Sulbagsel.
Untuk menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik, PLN melakukan pengaturan beban secara bergilir.
Pengaturan beban dilakukan bertahap di sejumlah wilayah Makassar dan sekitarnya.
PLN memastikan pemadaman tidak berlangsung secara bersamaan di seluruh wilayah terdampak.
Durasi pemadaman diperkirakan sekitar satu hingga empat jam setiap sesi.
General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah mengatakan, pemeliharaan merupakan langkah preventif meningkatkan keandalan sistem.
“Pemeliharaan dilakukan untuk mengoptimalkan performa pasokan tenaga listrik,” ujar Edyansyah, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, petugas teknis terus dikerahkan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan pemeliharaan.
PLN juga berupaya mempercepat pemulihan sistem agar kondisi kelistrikan kembali normal.
“Kami memahami kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.
Edyansyah meminta masyarakat memahami proses pemeliharaan yang dilakukan demi kestabilan sistem kelistrikan jangka panjang.
PLN mengimbau pelanggan memantau informasi wilayah terdampak melalui aplikasi PLN Mobile.
Informasi juga tersedia melalui WhatsApp Channel PLN Unit Layanan Pelanggan masing-masing wilayah.
Masyarakat dapat mengakses informasi ketenagalistrikan melalui kanal resmi PLN Sulselrabar.
Pelanggan juga diminta mengantisipasi pemadaman dengan mengatur penggunaan peralatan listrik.
PLN menyarankan masyarakat menyiapkan sumber listrik cadangan untuk kebutuhan yang bersifat penting.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan sementara selama proses pemeliharaan dan pemulihan,” ujar Edyansyah.
PLN memastikan petugas terus bekerja maksimal agar sistem kelistrikan segera kembali normal.*












