Kamis, September 3, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaSDN 09 Kebayoran Lama Ambruk, Gubernur Pramono Diminta Evaluasi Kadisdik

SDN 09 Kebayoran Lama Ambruk, Gubernur Pramono Diminta Evaluasi Kadisdik

KENDARIKINI.COM – Renovasi SDN 09 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta, mulai dilakukan setelah bangunan sekolah tersebut ambruk dan terbengkalai selama dua tahun.

Gerak cepat Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendapat apresiasi dari Forum Silaturahmi Pemuda Islam (FSPI).

Namun, FSPI meminta Pramono mengevaluasi Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana terkait persoalan tersebut.

Koordinator Presidium FSPI, Zuhelmi Tanjung, menilai pengawasan fasilitas pendidikan seharusnya dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

“Seharusnya Kepala Dinas Pendidikan memiliki sistem pengawasan yang baik terhadap pemeliharaan fasilitas pendidikan,” ujar Zuhelmi.

Menurutnya, kerusakan bangunan semestinya dapat diketahui dan ditangani lebih dini untuk mencegah kejadian serupa.

FSPI juga mempertanyakan penanganan bangunan sekolah yang disebut telah ambruk selama lebih dari dua tahun.

“Ini bukan sekadar persoalan bangunan, tetapi menyangkut keselamatan siswa dan keberlangsungan proses pendidikan,” tegasnya.

FSPI meminta pembangunan kembali SDN 09 Kebayoran Lama Selatan berlangsung transparan, tepat waktu, dan memenuhi standar konstruksi.

Gubernur sebelumnya menyatakan pembangunan sekolah tersebut dimulai pada awal September 2026.

Zuhelmi berharap pembangunan selesai sesuai target sekitar 10 bulan atau maksimal 12 bulan.

“Pembangunan ini jangan berhenti pada seremoni atau pencitraan. Harus ada pengawasan ketat,” katanya.

FSPI mempertanyakan langkah Dinas Pendidikan selama dua tahun sejak bangunan sekolah tersebut ambruk.

“Selama dua tahun, apa peran Kepala Dinas Pendidikan? Mengapa penyelesaiannya baru terlihat serius setelah menjadi sorotan publik?” ujarnya.

FSPI meminta evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Nahdiana sebagai Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Jika ditemukan kelalaian atau kelemahan pengawasan, FSPI mendorong gubernur mengambil langkah tegas, termasuk pencopotan.

FSPI menyatakan akan mengawal pembangunan hingga selesai agar siswa segera mendapatkan fasilitas pendidikan yang aman dan layak.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -