KENDARIKINI.COM – Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dikukuhkan sebagai Ketua DPC HKTI Kota Kendari periode 2026–2031.
Pengukuhan dilakukan Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding di Aula Kantor Gubernur Sultra, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri pengurus HKTI dari 14 kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara.
Dalam kepengurusan tersebut, Siska didampingi Imran Ismail sebagai sekretaris dan Saemina sebagai bendahara.
Siska mengatakan jabatan tersebut menjadi amanah untuk memperjuangkan kesejahteraan dan hak-hak petani.
Ia menargetkan petani Kendari tidak sekadar bertahan sebagai produsen, tetapi mampu berkembang dan naik kelas.
“Besar harapan seluruh kesejahteraan petani dan hak-hak petani, tentu petani kita harapkan harus naik kelas,” ujar Siska.
Langkah awal kepengurusan yakni memetakan kondisi petani secara terukur di seluruh wilayah Kota Kendari.
Pemetaan mencakup jumlah petani, klasifikasi usaha, lokasi, kebutuhan, serta infrastruktur penunjang pertanian.
Menurut Siska, pemetaan diperlukan agar program HKTI tidak disusun berdasarkan asumsi semata.
“Yang pertama tentu kita harus identifikasi berapa jumlah petani di Kota Kendari, apa saja klasifikasinya,” katanya.
Selanjutnya, pengurus akan melakukan konsolidasi internal untuk menyusun program kerja sesuai kebutuhan petani.
Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding mengatakan organisasi harus meningkatkan daya tawar dan kesejahteraan petani.
Ia menyebut Munas HKTI ke-10 menetapkan lima agenda transformasi pertanian bagi organisasi tersebut.
Agenda itu meliputi penguatan kapasitas, regenerasi petani, kelembagaan ekonomi, akses pasar dan ekspor, serta organisasi solutif.
Sementara Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menilai HKTI memiliki posisi strategis memperkuat ketahanan pangan daerah.
Ia berharap kepala daerah dalam kepengurusan HKTI dapat mempercepat penyelesaian persoalan pertanian.
“Petani bukan hanya produsen pangan. Petani adalah penjaga kehidupan,” kata Andi Sumangerukka.*













