KENDARIKINI.COM — Insan pers Sulawesi Tenggara menggelar doa bersama untuk lima jurnalis yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau.
Doa bersama digelar Sabtu malam (19/9/2026), disertai pembakaran lilin untuk mendoakan keselamatan para jurnalis dan awak kapal.
Lima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, dan Yudistiro Pranoto dari iNews.
Kemudian Firman Daus dari Anadolu Agency serta Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.
Mereka berangkat dari kawasan Carita, Pandeglang, menggunakan speedboat untuk melakukan peliputan Gunung Anak Krakatau.
Dalam perjalanan tersebut, mereka bersama tiga awak kapal, yakni Warta, Sukarman, dan Heriyanto.
Warta diketahui bertugas sebagai kapten, Sukarman sebagai ABK, sedangkan Heriyanto merupakan pemandu perjalanan.
Kabar hilangnya lima jurnalis tersebut mendapat perhatian dari sesama insan pers Sultra yang pernah bekerja bersama mereka.
Salah satunya Zabur yang mengenang Ari Basuki atau Arbas sebagai senior yang banyak membantunya saat bertugas di Jakarta.
Menurut Zabur, Ari kerap memberikan arahan, masukan, serta mengajaknya melakukan peliputan bersama sejak 2011.
Zabur juga memiliki kenangan bersama Donal Husni yang beberapa kali mengajaknya melakukan peliputan pada 2012 hingga 2013.
“Semoga segera pulang, semuanya segera pulang,” kata Zabur.
Sementara itu, Sadah mengingatkan pentingnya keselamatan jurnalis ketika menjalankan tugas, terutama saat melakukan peliputan berisiko.
Menurutnya, jurnalis tetap harus mengutamakan keselamatan meski dituntut mendapatkan informasi dan gambar untuk masyarakat.
“Tidak ada berita senilai nyawa harus menjadi perhatian kita bersama, khususnya dalam kegiatan peliputan berisiko,” ujarnya.
Ia juga menilai penerapan standar operasional prosedur keselamatan kerja perlu diperhatikan dalam setiap kegiatan jurnalistik.
Doa bersama tersebut menjadi bentuk solidaritas insan pers Sultra sembari menunggu perkembangan pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal.
Para jurnalis berharap seluruh korban segera ditemukan dan kembali kepada keluarga dalam kondisi selamat.*













