KENDARIKINI.COM — Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua membuka dialog publik PHARMAVORA 2026 di Kota Kendari.
Kegiatan tersebut digelar BEM Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo (UHO) di Hotel Kubah 9, Sabtu malam (12/9/2026).
Hugua sekaligus menjadi narasumber dalam dialog publik yang diikuti mahasiswa Fakultas Farmasi UHO tersebut.
Dalam paparannya, Hugua menekankan pentingnya mempersiapkan generasi emas menyongsong satu abad Indonesia pada 2045.
Menurutnya, generasi emas harus memiliki kemampuan intelektual, berbudi pekerti, sehat, serta bermental juara.
Hugua juga menyoroti posisi strategis dunia farmasi dalam perkembangan industri kesehatan di tingkat global.
Menurutnya, industri farmasi merupakan sektor padat modal sekaligus memiliki fungsi sosial yang berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.
“Mahasiswa Fakultas Farmasi UHO ke depan tidak hanya menjadi pemain lokal, tetapi juga harus mampu menjadi pemain global dari Sulawesi Tenggara,” tegasnya.
Hugua turut memaparkan perkembangan teknologi masa depan dan potensi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Ia menyebut perkembangan AI berpotensi menggantikan banyak pekerjaan manusia dan menggeser pusat kekuatan ekonomi.
Menurut Hugua, penguasaan teknologi menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi perubahan tersebut.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Farmasi UHO, Adryan Fristiohady, memaparkan perjalanan fakultasnya.
Adryan mengatakan Fakultas Farmasi UHO berdiri pada 2014 dan kini telah memasuki usia 12 tahun.
Meski menjadi fakultas termuda, kata Adryan, Fakultas Farmasi UHO telah mencatat berbagai prestasi.
Prestasi tersebut diraih pada tingkat lokal, nasional hingga internasional.*













