KENDARIKINI.COM – Eko Hery Winarno resmi menggantikan Harry Bowo sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tenggara.
Eko sebelumnya menjabat Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Barat. Pergantian tersebut berlangsung Kamis (1/10/2026).
Wakil Gubernur Sultra Hugua mengatakan, BPKP berperan penting mengawal akuntabilitas dan pelaksanaan program pembangunan daerah.
Ia berharap kepemimpinan Eko dapat melanjutkan sinergi BPKP dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota.
“BPKP terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Hugua.
Menurut Hugua, pengawasan BPKP perlu mempertimbangkan tingkat risiko dan dampaknya terhadap masyarakat.
Hasil pengawasan tersebut diharapkan menjadi bahan pemerintah dalam mengambil keputusan dan memperbaiki penyelenggaraan pemerintahan.
Sementara itu, Deputi BPKP Susilo Widhyantoro mengatakan pergantian kepala perwakilan bukan sekadar pergantian kepemimpinan.
Menurutnya, momentum tersebut sekaligus memperkuat sinergi BPKP dengan Pemprov Sultra dalam mengawal pembangunan.
“Keberhasilan pengawasan tidak semata diukur dari banyaknya penugasan atau laporan yang diterbitkan,” ujar Susilo.
Ia mengatakan pengawasan harus membantu pemerintah menyelesaikan masalah, memperbaiki tata kelola, dan mengendalikan risiko.
Selain itu, pengawasan diarahkan untuk memastikan program pembangunan memberikan hasil dan manfaat bagi masyarakat.
Susilo menegaskan penguatan tata kelola perlu berjalan bersama pencegahan dan pengendalian fraud.
Ia juga meminta independensi dan objektivitas profesional tetap dijaga dalam setiap pelaksanaan pengawasan.
Dengan kepemimpinan baru, BPKP Sultra diharapkan mampu memberikan peringatan dini terhadap risiko pembangunan.
“BPKP diharapkan semakin hadir sebagai mitra strategis pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota,” pungkasnya.*













