Selasa, Oktober 6, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaBakom RI Perkuat Komunikasi Dua Arah untuk Serap Aspirasi Rakyat

Bakom RI Perkuat Komunikasi Dua Arah untuk Serap Aspirasi Rakyat

KENDARIKINI.COM – Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) memperkuat komunikasi dua arah untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Kepala Bakom RI, Syahganda Nainggolan, mengatakan komunikasi pemerintah tidak sekadar menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, pemerintah juga perlu mendengar usulan, masukan, keluhan, serta kritik publik terhadap kebijakan dan program pemerintah.

“Jadi strategi kita adalah strategi mendengar tadi,” ujar Syahganda dalam kegiatan serah terima jabatan, Selasa, 6 Oktober 2026.

Syahganda menyebut Presiden mengarahkan Bakom RI untuk mendengarkan suara rakyat secara sungguh-sungguh.

Bakom RI akan menerapkan pendekatan aktif dengan menjemput aspirasi masyarakat dan menerima umpan balik secara langsung.

Selain itu, Bakom RI akan membantu menjelaskan kebijakan pemerintah menggunakan bahasa sederhana dan mudah dipahami masyarakat.

Penguatan komunikasi juga dilakukan melalui koordinasi dengan kementerian, lembaga, instansi vertikal, pemerintah daerah hingga pemerintahan desa.

Aspirasi masyarakat yang diterima Bakom RI akan diteruskan kepada instansi terkait sesuai bidang kewenangannya.

Wakil Kepala Bakom RI, Fadli Tri Hartono, mengatakan kebijakan pemerintah harus dapat menjangkau masyarakat secara luas.

Karena itu, penyampaian informasi pemerintah harus menggunakan bahasa sederhana agar pesan dapat dipahami secara utuh.

Fadli juga menekankan pentingnya mendengarkan masyarakat secara aktif dan meneruskan aspirasi kepada kementerian, lembaga terkait, serta Presiden.

Bakom RI juga akan memperkuat kerja sama dengan media dalam penyampaian informasi dan penyerapan masukan masyarakat.

Penguatan tersebut memanfaatkan jejaring kehumasan, perangkat big data, hubungan wartawan, serta pertemuan rutin bersama media.

Langkah tersebut diharapkan membuat komunikasi pemerintah lebih cepat, responsif, dan mampu memperkecil jarak kebijakan dengan kebutuhan masyarakat.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -