KENDARIKINI.COM – Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (BB Sultra) meluncurkan 15 buku bahasa daerah dalam puncak peringatan Bulan Bahasa dan Sastra 2026 di Lippo Plaza Kendari, Senin (26/10/2026).
Kegiatan bertema “Bahasa Indonesia Bermartabat, Indonesia Berdaulat” tersebut sekaligus menjadi momentum memperingati 100 tahun perjalanan bahasa Indonesia.
Kepala BB Sultra, Dewi Pridayanti, mengatakan Oktober menjadi pengingat sejarah Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.
Menurutnya, semangat persatuan melalui bahasa perlu diwujudkan dengan penggunaan bahasa Indonesia yang baik, santun, dan membanggakan.
“Ketika bahasa kita bermartabat, kita sedang membangun jati diri dan kedaulatan bangsa,” ujar Dewi, Senin (26/10/2026).
Ia juga menekankan pentingnya Trigatra Bangun Bahasa, yakni mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing.
Dewi menilai ketiga pilar tersebut penting bagi masyarakat Sulawesi Tenggara yang memiliki kekayaan bahasa, budaya, dan tradisi.
“Bahasa Indonesia menyatukan kita. Bahasa daerah menjaga akar dan identitas kita. Sedangkan bahasa asing membuka jalan bagi kita untuk menjangkau dunia yang lebih luas,” katanya.
Rangkaian Bulan Bahasa dan Sastra 2026 di Sulawesi Tenggara telah berlangsung sejak 1 Oktober melalui berbagai program yang melibatkan masyarakat dan mitra kerja.
Selain kegiatan literasi, BB Sultra meluncurkan 15 buku bahasa daerah hasil kolaborasi dengan sejumlah mitra.
Dewi berharap buku-buku tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan tidak sekadar menjadi bagian dari seremoni tahunan.
Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, mengapresiasi konsistensi BB Sultra dalam melestarikan bahasa dan budaya lokal.
Ia juga menilai upaya tersebut berkontribusi terhadap peningkatan literasi membaca masyarakat di Sulawesi Tenggara.*













