Kendari – Batih Datasemen Markas Besar ((Denma) Korem 143 Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) Serka Pande Pratama Putra dikabarkan meninggal dunia subuh dinihari tadi, Kamis 7 Maret 2024.
Hal itu dibenarkan oleh Perwira Seksi (Pasi) Intel Kepala Staf Korem 143 Haluoleo Kendari, Mayor Inf Sundoyo saat dihubungi awak media ini.
Menurut dia, yang bersangkutan tewas tersengat listrik pada saat membersihkan sisa air banjir merendam rumahnya yang terletak di Jalan Mekar Jaya, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.
“Mau nyedot air dia pake alkon, tapi saya belum tahu secara pasti kronologisnya, yang pasti seperti itu,” ungkap dia.
Sundoyo juga menyanggah isu bahwa korban lulusan Bintara Korem meninggal dunia, akibat sakit.
“Siapa yang bilang? Ndak benar itu,” jelasnya.
Sebagai informasi, jenazah Serka Pande Pratama Putra dibawa di rumah duka di Jalan Anawai, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia.
Sebelumnya juga pada 28 Maret 2024 peristiwa banjir merendam sejumlah titik hingga menyebabkan timbulnya korban jiwa meninggal dunia 1 (Satu) orang.
Kemudian pada Minggu 3 Maret 2024 peristiwa serupa kembali terulang dan menyebabkan seorang bayi hanyut terbawa arus dan menyebabkan 1 (satu) orang korban meninggal dunia.*










