Jumat, Juni 12, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaPolresta Amankan Empat Pemuda Pelaku Penganiayaan di Kendari Caddi

Polresta Amankan Empat Pemuda Pelaku Penganiayaan di Kendari Caddi

KENDARIKINI.COM – Sebelumnya beredar gambar korban penganiayaan dibeberapa group WhatsApp, dalam gambar tersebut terlihat korban menderita sejumlah luka.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kapolresta Kendari Kombes Pol Aris Tri Yunarko melalui Kasatreskrim AKP Fitryadi melakukan penangkapan terhadap 4 Pemuda terduga pelaku penganiayan.

“Hari Selasa tanggal 16 April 2024 sekitar pukul 23.30 wita, telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka penganiayaan dengan identitas MNR (20), Y (20), A (21), dan AMT (19),” jelasnya melalui keterangan resminya yang diterima media ini.

Pihaknya juga mengungkapkan kronologi peristiwa tersebut awalnya sekitar pukul 20.10 WITA, Senin 15 April 2024.

“MRS bersama temannya R sedang duduk-duduk di depan Mesjid Babusalam Kendari caddi. Tidak lama kemudian datang seseorang bernama O dan bertanya kepada korban “kamu to yang pukul adeku”* kemudian korban menjawab “bukan saya”, setelah itu terjadi pertengkaran mulut antara korban dan O,” ungkapnya.

Selanjutnya O masuk ke salah satu rumah warga dan setelah keluar dari dalam rumah tersebut O memegang sebilah parang sambil berkata “saya potong kau anjing”lalu korban melarikan diri namun O sempat menusuk belakang korban sebanyak satu kali.

“Setelah kejadian itu datang P dengan mengendarai sepeda motor memberitahukan kepada R Cs dengan berkata “A dipukul di Lorong Cendana”. Selanjutnya R Cs langsung menuju ke Lorong Cendana sambil berboncengan menggunakan sepeda motor, saat tiba R Cs langsung menghampiri F Cs yang berjumlah sekitar 8 (delapan) orang yang sedang nongkrong disekitaran Lorong Cendana sehingga R langsung berkata “sapa yang pukul A dan F berkata “saya tidak tau”, setelah itu tiba-tiba F langsung berlari menuju ke tempat pengisian galon,” bebernya.

Lanjutnya, sehingga R Cs langsung mengejar F namun terjadi perselisihan yang menimbulkan perkelahian antara kelompok F dan Kelompok R, saat terjadi perkelahian R merasa panik dikarenakan dirinya melihat sebagian beberapa kelompok remaja Cendana sudah berkumpul membawa sebuah kayu dan balok sehingga dirinya langsung melarikan diri namun pada saat R berlari tiba-tiba dirinya merasa pusing.

“Kemudian R memegang belakangnya sudah berdarah akibat senjata tajam Sehingga rekan-rekan Rifansyah langsung membawa Ke Rumah Sakit Santa Anna,” tuturnya.

“Tkpnya di depan Masjid Babusalam Kendari Caddi Kecamatan Kendari, Kota Kendari,” pungkasnya.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -