KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara merilis indikator Nilai Tukar Petani terbaru.
Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, menyampaikan rilis tersebut di Kantor BPS, Senin (2/3/2026).
NTP Sultra Februari 2026 tercatat 100,19 atau turun 3,46 persen dibanding Januari.
Sebelumnya, NTP Januari 2026 berada pada posisi 103,78.
Penurunan dipicu turunnya indeks harga diterima petani sebesar 3,29 persen.
Sementara indeks harga dibayar petani justru naik 0,18 persen.
BPS mencatat NTP subsektor tanaman pangan sebesar 101,60.
Subsektor hortikultura tercatat 104,84 dan perkebunan rakyat 94,66.
NTP peternakan mencapai 107,68 dan perikanan sebesar 109,48.
Secara nasional, NTP Februari 2026 berada di angka 125,45.
Angka nasional tersebut naik 1,50 persen dibanding bulan sebelumnya.
Selain itu, Indeks Konsumsi Rumah Tangga Sultra naik 0,15 persen.
Kenaikan IKRT dipicu peningkatan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.*










