KENDARIKINI.COM — Puskesmas Rarowatu menjadi sorotan usai video keluhan warga viral di media sosial.
Postingan akun Facebook Firman Latif Sola menyoroti tidak adanya petugas saat pasien membutuhkan pertolongan.
Dalam video, ia menyebut banyak ruangan kosong tanpa tenaga medis yang berjaga.
Ia mengaku pasien kecelakaan dengan patah kaki belum ditangani sejak subuh.
Keluhan juga datang dari warga lain yang menyebut petugas tidak berada di lokasi pagi hari.
Warganet turut bereaksi dan mempertanyakan pelayanan di fasilitas kesehatan tersebut.
Kepala Puskesmas Rarowatu, Hj Asti Purnama, memberikan klarifikasi terkait kejadian itu.
Ia menjelaskan pasien datang sekitar pukul 07.02 WITA, sebelum jam pelayanan dimulai.
Pelayanan puskesmas, kata dia, berlangsung pukul 08.00 hingga 14.00 WITA.
Petugas disebut baru tiba sekitar pukul 07.20 WITA, namun pasien sudah tidak berada di lokasi.
Ia menegaskan puskesmas tersebut bukan fasilitas rawat inap sehingga tidak ada petugas siaga 24 jam.
Meski begitu, layanan IGD tetap tersedia dengan sistem petugas dipanggil saat dibutuhkan.
Pihaknya mengakui kejadian ini menjadi bahan evaluasi internal pelayanan.
Ke depan, puskesmas akan menyusun jadwal piket agar ada petugas standby.
Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.*










