KENDARIKINI.COM – Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menghadiri penutupan Musyawarah Nasional APEKSI XVIII di Kota Medan, Kamis (2/7/2026).
Penutupan forum nasional itu dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono.
AHY menegaskan pembangunan perkotaan membutuhkan kepala daerah yang mampu menjadi arsitek masa depan, bukan sekadar menjalankan pemerintahan.
Menurutnya, pemimpin daerah harus memiliki visi, keberanian berinovasi, dan mampu menentukan prioritas pembangunan di tengah keterbatasan anggaran.
Ia mengatakan tantangan perkotaan menuntut pemerintah daerah menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran dan berorientasi jangka panjang.
Dalam kesempatan itu, AHY memaparkan Visi Kota Berkelanjutan 2045 yang disusun Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Visi tersebut menempatkan kota sebagai pusat pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembangunan yang inklusif, hijau, tangguh, dan berkelanjutan.
Lima pilar utama meliputi sistem perkotaan seimbang, kota layak huni, kota maju, kota hijau, serta tata kelola transparan berbasis smart governance.
Keikutsertaan Wali Kota Kendari dalam Munas APEKSI diharapkan memperkuat kolaborasi antardaerah untuk mendorong pembangunan perkotaan yang berdaya saing.*










