Senin, Agustus 3, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

IFP Dukung Pembelajaran Murid Berkebutuhan Khusus di SLBN Purwosari

KENDARIKINI.COM – Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) mendukung pembelajaran murid berkebutuhan khusus di SLBN Purwosari, Kudus, Jawa Tengah.

Teknologi tersebut menghadirkan pembelajaran lebih interaktif melalui video berbasis kecerdasan artifisial dan buku digital.

Guru Kelas Tuli, Riska Widyanasari, memanfaatkan IFP pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dan literasi digital.

Menurut Riska, penggunaan IFP membuat pembelajaran lebih interaktif, bermakna, dan menyenangkan bagi peserta didik.

Ia menilai murid menjadi lebih aktif, fokus, serta lebih mudah memahami materi dibandingkan metode konvensional.

Pendampingan bertahap dan pemanfaatan tutor sebaya diterapkan agar seluruh murid mampu menggunakan teknologi dengan baik.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan setiap anak berhak memperoleh pendidikan berkualitas.

Pemerintah juga berkomitmen memperluas pendidikan inklusif dan memperkuat layanan Sekolah Luar Biasa di seluruh Indonesia.

Digitalisasi pendidikan diharapkan menghadirkan kesempatan belajar yang setara dan mendukung pengembangan potensi setiap anak.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -