Kamis, Juli 9, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pansus DPRD Muna Sidak RSUD, Temukan Pasien BPJS Masih Dikenakan Biaya Konsultasi

KENDARIKINI.COM – Tim Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muna melakukan kunjungan lapangan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lm. Baharuddin sebagai bentuk respons atas keresahan publik terkait dugaan buruknya pelayanan di rumah sakit tersebut, Rabu 3 Desember 2025.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pansus, Rasmin. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan atensi lembaga legislatif untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat.

Rasmin mengatakan, Pansus DPRD Muna akan bekerja secara profesional dan transparan untuk menemukan benang merah persoalan yang sempat viral dan dikeluhkan oleh masyarakat.

“Tim Pansus kali ini melakukan pengecekan di bidang pelayanan antrian, Unit Gawat Darurat (UGD), dan ruang perawatan pasien. Semua sektor pelayanan kita masuki dan kita lihat langsung,” jelas Rasmin saat dihubungi Jurnalis Kendarikini.com melalui sambungan telepon WhatsApp.

Dalam kegiatan inspeksi tersebut, Tim Pansus menemukan sejumlah permasalahan. Salah satunya, masih adanya pasien yang diarahkan pihak manajemen RSUD untuk membeli obat di apotek luar.

Selain itu, ditemukan juga pasien BPJS yang tetap dikenakan biaya konsultasi dokter. Menurut pihak rumah sakit, hal tersebut terjadi akibat kesalahan data administrasi.

“Tadi juga kita temukan ada juga pasien memang seharusnya dia BPJS tapi tetap dikenakan biaya konsultasi dokter. Tapi itu tadi menurut teman-teman rumah sakit bahwa itu kesalahan data,” ujarnya.

Rasmin menegaskan bahwa Pansus akan memastikan tidak ada lagi tenaga medis yang membuat resep obat untuk dibeli di luar rumah sakit.

Ia juga menghimbau agar seluruh kebutuhan obat pasien baik yang masuk dalam Formularium Nasional maupun tidak sebisa mungkin disediakan oleh rumah sakit.

Rasmin menyampaikan bahwa hasil sementara kunjungan belum dapat dipublikasikan karena proses penyelidikan masih berjalan.

“Untuk saat ini hasilnya belum kita publis, karena masih ada langkah-langkah berikutnya. Masalah ini harus ditemukan akar persoalannya dan kita berharap ada solusi yang lahir ke depannya,” kata politisi Partai Demokrat tersebut.

Pansus juga telah membahas fokus penyelidikan yang mencakup sektor pelayanan, manajemen, dan pengelolaan keuangan. Hari ini, kata Rasmin, merupakan tahapan awal yang berfokus pada pengambilan data pelayanan.(Amin)*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -