KENDARIKINI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari mengevakuasi sarang tawon di SMP Negeri 7 Kendari.
Evakuasi dilakukan pada Rabu (4/3/2026) malam di Jalan Pendidikan, Kelurahan Anggalomalai, Kecamatan Abeli.
Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan disampaikan penjaga sekolah bernama Ivan.
Ia menghubungi petugas karena keberadaan sarang tawon dinilai membahayakan siswa dan tenaga pendidik.
Sarang tawon tersebut berada di area lingkungan sekolah yang sering dilalui siswa.
Keberadaannya dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas belajar mengajar.
Selain itu, sengatan tawon berpotensi menimbulkan risiko bagi warga sekolah.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Damkar Kendari segera menuju lokasi kejadian.
Jarak antara Mako Damkar dan lokasi evakuasi sekitar 15 kilometer.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen cepat terhadap kondisi sarang tawon.
Petugas kemudian mengevakuasi sarang menggunakan perlengkapan pelindung diri dan peralatan khusus.
Proses penanganan berlangsung sekitar 40 menit hingga sarang tawon berhasil diamankan.
Setelah proses evakuasi selesai, area sekolah dinyatakan aman untuk aktivitas belajar.
Damkar Kendari mengimbau masyarakat segera melaporkan potensi bahaya serupa kepada petugas.
Hal ini penting untuk mencegah risiko sengatan, terutama di lingkungan sekolah dan fasilitas umum.*










