Rabu, Juni 10, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBeritaKementerian Kebudayaan Gandeng JMSI Promosikan Budaya Indonesia ke Dunia

Kementerian Kebudayaan Gandeng JMSI Promosikan Budaya Indonesia ke Dunia

KENDARIKINI.COM — Kementerian Kebudayaan menggandeng Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) untuk memperkuat promosi dan pengembangan kebudayaan nasional.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memajukan kebudayaan Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan hal itu saat menerima audiensi pengurus JMSI di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Fadli menilai JMSI sebagai organisasi perusahaan pers yang memiliki kredibilitas serta komitmen kuat dalam mendukung pengembangan kebudayaan nasional.

Ketua Umum JMSI Teguh Santosa menegaskan pihaknya siap berkolaborasi mempromosikan kekayaan budaya Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

Menurut Teguh, jaringan JMSI yang beranggotakan sekitar 900 perusahaan media daring dapat menjadi kekuatan dalam memperluas narasi kebudayaan.

Fadli Zon mengatakan media memiliki peran penting sebagai sarana apresiasi sekaligus promosi berbagai kekayaan budaya Nusantara.

Ia menegaskan penguatan kebudayaan memiliki landasan konstitusional melalui Pasal 32 Ayat 1 UUD 1945 tentang pemajuan kebudayaan nasional.

Menurutnya, kebudayaan sebagai aspek immaterial harus menjadi fondasi sebelum membahas aspek material pembangunan nasional.

Saat ini, Kementerian Kebudayaan sedang menghimpun dan mendigitalisasi sekitar 7.000 cerita rakyat serta mitologi Nusantara.

Cerita-cerita tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan dinilai memiliki potensi besar dikenal masyarakat dunia.

Selain itu, pemerintah juga menunggu pengumuman UNESCO terkait pengakuan tempe sebagai warisan budaya Indonesia.

Kementerian Kebudayaan juga mengusulkan sejumlah warisan budaya lain seperti rendang serta objek budaya benda selain batik.

Pertemuan tersebut ditutup dengan pertukaran buku antara Fadli Zon dan Teguh Santosa sebagai simbol kolaborasi.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -