KENDARIKINI.COM, KONAWE – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menegaskan Safari Ramadan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Hal itu disampaikan saat Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe, Selasa (3/3/2026).
Menurut Hugua, kegiatan Safari Ramadan tidak sekadar agenda seremonial pemerintah setiap tahun.
Momentum tersebut harus dimanfaatkan sebagai ruang mempererat silaturahmi sekaligus mendengar aspirasi masyarakat secara langsung.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Safari Ramadan menjadi ruang untuk mendengar dan menyatukan niat membangun daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, komunikasi langsung penting agar kebijakan pembangunan selaras dengan kebutuhan nyata masyarakat.
Hugua juga menekankan pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan fisik semata.
Menurutnya, pembangunan moral, spiritual, dan nilai keagamaan juga harus diperkuat dalam kehidupan masyarakat.
Nilai Ramadan seperti kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial dinilai menjadi fondasi penting pembangunan daerah.
Ia berharap nilai tersebut dapat memperkuat karakter masyarakat Sulawesi Tenggara yang religius dan berakhlak.
Pada kesempatan itu, Hugua juga menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Konawe.
Ia menyebut usia tersebut sebagai bukti perjalanan panjang masyarakat Konawe dalam mendukung pembangunan daerah.
Hugua turut mengingatkan aparatur pemerintah bahwa jabatan adalah amanah untuk melayani masyarakat.
Menurutnya, kepentingan rakyat harus selalu menjadi prioritas dibanding kepentingan pribadi atau golongan.
Ia berharap momentum Ramadan menjadi ajang refleksi memperkuat sinergi pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.*










